KONTRAK 1M
ucap Ankara seakan mampu membaca pikiran Alena, sedangkan gadis itu hanya bisa tersenyum canggung dengan wajah yang sedikit memerah, ia sungguh malu.
“Apartemen ini lumayan lengkap dan saya pikir belanjaan tadi sudah lebih dari cukup untuk kamu gunakan, jadi kamu tidak perlu kembali ke rumahmu. Saya melakukan ini karena tidak ingin kekacauan terjadi lagi seperti tadi pagi,” lanjut Ankara sembari duduk di sofa ruang tamu, diikuti Alena yang duduk di depannya.
“Ini!”
Alena mengernyitkan alisnya, kemudian meraih map yang diletakkan Ankara di meja. Rupanya itu adalah kontrak 1M yang mengikat mereka. Alena menatap Ankara dengan pandangan penuh tanya.
Hot Chapters