Tingkat Dua
Ya, bisa dibilang kami berdua adalah tempat pembuangan uangnya yang berlebihan.
"Udah Bang, udah. Kaya lo nggak tau aja dia orangnya kaya gimana!" Ucapku sebelum Bang Bima mengoceh karena kekesalannya.
"Cepet gih balik! Gue nggak nganter lo ya, Bang. Capek!" Aku memejamkan mata dan memijit pelipis.
Sekian lama tidak bepergian lumayan jauh menggunakan mobil, rasanya badanku pegel semua. "Ok! Sans. Balik dulu ya... Assalamu'alaikum."
인기 회차