Liara
Tanpa komando, tanpa paksaan, Liara bertanya, "Kau ... kau ingin?"
Perempuan itu mengutuk dirinya dalam diam. Sungguh, darah wanita penggoda memang ada di darah rupanya. Menwarkan lebih dulu? Pertanyaan itu bahkan berhasil membuat Hagan membeliak layaknya habis melihat setan.
Ya, setan. Liaralah setan itu. Alih-alih memberontak atau paling tidak menolak, perempuan itu malah sempat merasa sangat lega ketika Hagan berdiri untuk kemudian membenturkan bibir mereka.
Bab Populer