Levitasi
Tuan Altair terkekeh meledek Aludra.
Aludra menunduk, raut wajahnya menjadi sedikit berbeda dari sebelumnya ketika membicarakan seorang gadis.
“Di atasnya lagi, adalah Violet dan ungu. Guruku yang telah lama meninggal, ia memiliki rambut ungu yang amat berkilau. Namun ia amat sulit diajak bicara. Ia lebih banyak menulis, menulis dan menulis. Ribuan buku telah ia lahirkan dari pemikiran-pemikiran selama ia hidup, kau pasti sering menemukan bukunya di perpustakaan istana. Aku amat merindukan petuah-petuahnya. Dan sampai usiaku setua ini, hanya beliau satu-satunya manusia yang pernah aku jumpai dengan rambut berwarna ungu.”
Hot Chapters