Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Batas Waktu

Batas Waktu

beo Adit. “Habisnya lo sering nggak nyambung diajak ngomong kalo belum belajar,” gerutu Aqilla yang memainkan jemarinya, Adit sontak tertawa mendengar jawaban Aqilla yang sangat jujur kepadanya. “Ada-ada aja,” Adit mencubit pipi tembam gadis itu. “Kenapa sih lo suka belajar? Kenapa nggak hobi yang lain aja, main musik atau apaa gituu..” pertanyaan Aqilla barusan seketika membuat Adit terdiam sejenak.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai waktunya belajar
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

000. “Gila! Kalau tahu gini, tadi aku belajar empat jam sekalian,” seru Dimas sambil tertawa puas. Setelah beberapa kali menjalankan misi dari sistem itu, Dimas mulai memahami polanya semakin besar usaha dan waktu yang ia keluarkan, semakin besar pula hadiah yang ia terima. Ia menatap pergelangan tangannya yang kosong. “Kayaknya aku harus beli jam tangan, biar bisa ngukur waktu belajar dengan akurat. Sistem ini nggak bisa disepelein.”
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai waktunya belajar
Baca
+Pustaka
Pemuda Pemikat Gadis Desa

Pemuda Pemikat Gadis Desa

Setelah itu, dia lanjut belajar kembali. Seperti biasa, Joko akan mencari di internet ~ setiap istilah kata yang membuatnya bingung. Karena saking semangatnya belajar, Joko tidak melihat waktu. Saat dia tersadar ~ karena matanya yang sudah sangat berat, dia melihat waktu sudah menunjukkan pukul tengah malam.
1085.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai waktunya belajar
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Siapa Aja
pulgar bgt. bacanya enak aja. tp lama2 ujung konfilk ga jelas, potensi dipanjang2in. ketemu tokoh baru, hubungan baru, balik ke tokoh lama, cerita di luar hub tokoh. ya mirip golden boy. slice of life. tergantung penulis tamatnya.
Baca Semua Ulasan
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Namun, ada kegelisahan dalam ingatan. Raka: "Aku memahami maksud kalian, paman-paman sekalian. Namun, waktu yang kupakai untuk belajar di sekolah, berarti aku harus mengurangi waktuku untuk desa. Bagaimana mungkin aku membiarkan rakyatku berjalan tanpa arah?"
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai waktunya belajar
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Bersamaan dengan itu, Angin pun seolah berhenti. “Aku tidak memahami waktu,” jawabnya perlahan, “tapi aku belajar mendengarnya. Karena waktu bukan untuk dikendalikan — ia harus diajak berbicara.” Sosok itu tersenyum samar, “Jika begitu, dengarkanlah ia.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai waktunya belajar
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Sementara dari segi nafkah lahir batin aku termasuk mampu. Ketiga, ini yang paling aku khawatirkan. Masalah waktu. Aku merasa sangat sedikit waktu untuk keluarga. Ustadz Firman menerangkan kalau waktu untuk semua orang pada dasarnya sama yaitu 24 jam. Tapi kebermanfaatan dari waktu itu tak sama. Ada orang yang dalam sehari bisa mengerjakan macam-macam. Ada juga yang tak mengerjakan apa pun. Ada kepala keluarga yang menyisakan waktu bermain dengan anak beberapa jam saja, tapi anak-anaknya saleh-salehah. Ada pula yang seharian di rumah tapi tidak kenal pada anak karena main HP terus. Intinya, biar terbatas waktuku dengan keluarga, diusahakan harus berkualitas. Beliau memberikan contoh-contoh w
9.781.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai waktunya belajar
Baca
+Pustaka
Take a Chance with Me!

Take a Chance with Me!

“Lha, lo aneh sih. Ambil les juga tiap hari. Malem senin sampai malem minggu les.Ckckck.” Reza melengos. Dia bangkit dari tidurnya dan menatap Adit tajam. Mungkin saking capeknya, dia jadi rada sensitif pada kawannya itu. “Iya! Iya! Hidup gue kan cuma buat belajar! Belajar! Dan belajar! Tapi sayangnya, mau gue belajar sampe kepala gue kebalik juga gue cuma bakalan dapet segitu terus.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai waktunya belajar
Baca
+Pustaka
Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Waktu yang dia habiskan untuk belajar selalu lebih banyak daripada orang lain. Dulu dia bahkan harus membagi waktunya untuk belajar sambil bekerja paruh waktu. Sering kali dia merasa kewalahan, tetapi hanya bisa bertahan. Sekarang, Rexa telah menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik untuknya, memberinya lebih banyak waktu untuk fokus pada pelajaran. Waktu terus berlalu sedikit demi sedikit. Arlina mendengarkan dengan sepenuh hati. Materi-materi yang dulu sulit dipahami di kampus, kini menjadi jelas berkat penjelasan dari Rexa.
9.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74.7K kali sebagai waktunya belajar
Tampilkan Ulasan (198)
Baca
+Pustaka
kopilatte
ijin promo ya kak author. mampir yuk kak ke kopilatte yang judulnya Residen Rahasia Sang Dokter Pewaris. Seorang residen yang di nikahi oleh dokter konsulennya. Mengubah kisah seorang anak yatim menjadi nyonya besar istri calon pemilik rumah sakit tempatnya bekerja. makasi kak.
Es merah delima
Ijin tanya dong teman2 pembaca novel ini yang uda beres baca.. ada adegan dewasa nya ga novel ini? Biar ga abis2in koin aku. Soalnya permasalahannya ga gitu berat. Uda jadi pasutri tp malu2 kan bingung aku
Baca Semua Ulasan
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

"Apakah kalian semua tidak memperhatikan sesuatu?" "Apa yang harus kami perhatikan?" tanya seseorang, bingung. "Waktu." Murid yang bertubuh langsing itu menjelaskan, "tidakkah kalian sadar? waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan lapisan dua dan lapisan tiga dengan sempurna adalah sama. itu benar-benar mencengangkan." kerumunan orang itu terdiam, lalu rasa tidak percaya mulai muncul.
9.2118.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai waktunya belajar
Baca
+Pustaka
Sekeping Hati yang Bertahan

Sekeping Hati yang Bertahan

“Saya sedang mengikuti kursus online, Bu. Tentang manajemen waktu.” Bu Ratna mengerutkan kening, tanda bahwa ia tidak sepenuhnya setuju. “Kursus? Apakah itu benar-benar diperlukan? Bukankah pekerjaan rumah dan keluarga lebih penting?” Wulan merasa jantungnya berdetak lebih cepat, tetapi ia mencoba tetap tenang. “Saya pikir, dengan belajar manajemen waktu, saya bisa lebih efektif dalam mengatur rumah dan keluarga, Bu. Saya ingin bisa melakukan semuanya dengan lebih baik.”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai waktunya belajar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status