Sang Penjaga Pajajaran
Guru Rasa menatapnya, tersenyum.
“Ya. Tapi tahukah kau, kenapa bintangnya berwarna jingga?”
Anak itu menggeleng dengan wajah penuh penasaran.
“Karena warna itu bukan dari langit,
melainkan dari hati manusia yang mengingatnya. Bintang itu bersinar karena rasa kita masih hidup,” ujar Guru Rasa.”
Anak-anak terdiam dan malam itu, untuk pertama kalinya, mereka semua merasa bumi bernyanyi dengan suara lembut di bawah kaki mereka. Suara yang hangat, dalam dan tak berujung.
Hot Chapters