Penguasa Dari Tatanan Lain
Suasana dari ruangan yang tertutup itu seolah menyentuh kulitnya, membuatnya reflek menoleh mengedarkan pandangan.
“Kabin kayu? … sejak kapan aku punya kabin kayu?“
Tanpa berfikir, ia beranjak dari kursi, lalu mundur. Pandangan nya menyapu ruangan berisi meja, kursi, cermin dan lemari, lalu lampu minyak yang tampak sangat asing, seolah berasal dari zaman lain.
Matanya langsung tertuju pada cermin, ia mulai melangkah dalam kabin berluas tidak lebih dari sepuluh meter tersebut, sambil mencerna apa yang sebenarnya terjadi dengan sikap yang anehnya sangat tenang.
Hot Chapters