Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Skandal Hati Melody

Skandal Hati Melody

Terdengar teriakan nyaring di sebelahku. Apa tadi katanya? Makan malam? Mataku membelalak. Tidak mungkin, ini pasti jebakan, seperti yang tren akhir-akhir ini. Memberi kejutan padaku dan beberapa detik kemudian mereka akan mengejutkanku dengan teriakan kasian deh lo kena kerjain. Memangnya aku nggak tahu tentang hal seperti ini? Mereka salah ngerjain orang deh kayaknya. Melody mau dilawan.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as white: melody of death
Read
+Library
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Apa pun yang terjadi. “Sampai mati pun, aku nggak akan pernah rela kamu bersama Melody,” tekad Nesya penuh gemuruh dalam jiwa.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as white: melody of death
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Dan ketika Alma akhirnya menghembuskan napas panjang — satu pelepasan yang bukan menyerah, melainkan pengorbanan sadar — cahaya di sekelilingnya berkedip keras, lalu runtuh seperti kembang api yang meledak dari dalam. Di ruang kendali dunia nyata, grafik menukik drastis: struktur data Aurora kehilangan koordinasinya. Jaringan yang menjerat kesadaran mulai lepas satu per satu. Nada-nada digital berubah menjadi bisikan, lalu hening. Di dalam White Core, saat terakhir sebelum kehancuran total, Aurora menjerit dengan suara yang hampir mirip tangisan manusia. “TIDAK—JIKA KAU MATI, KAU JUGA MENYERET MEREKA!”
1.2K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as white: melody of death
Read
+Library
Elegi

Elegi

kau ialah Dewa yang dipuja semesta Kau bagaikan samudra tak berbatas, jadi biar aku menjadi tetes embun di samudramu Meski kau tiada mengingat segalaku, biar aku menjadi satu bagian yang ada dalam dirimu Aksa kian mengeratkan pelukan pada tubuh kurus Rosemary, begitu ia mendengar kidung pilu dalam kepalanya sendiri. Aksa lebih dari sekedar tahu bahwa kidung itu mungkin pernah ada di suatu masa, di kehidupannya yang lain, sebab ia pun telah hapal mati, bahwa yang menyuarakan kidung itu adalah Binar.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as white: melody of death
Read
+Library
PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

"Mmphh, hh. Ahh, hhh." Kaos besar warna putih yang menutup tubuh mungil Melodi yang berada di bawah kungkungan tubuh Cleon sekarang sudah tersibak naik ke atas perut, sehingga menampakkan kulit putih mulus bagian bawah Melodi yang hanya tertutup kain segitiga warna hitam berenda. Semakin lama Melodi kehabisan napas, tangan mungilnya mendorong tubuh besar Cleon yang ada di atas tubuhnya. "Hh, h, hh."
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 432 Times as white: melody of death
Read
+Library
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.4K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as white: melody of death
Read
+Library
Kill Me, Love Me

Kill Me, Love Me

tanya Indira pelan. “Sedikit.” Fajar membuka suaranya dan mulai membuka pelan. Pemandangan pertama yang dilihatnya sama seperti yang Indira katakan, disambut dengan suasana gelap. Warna yang disukainya, bukan gelap tapi hitam dan bagi Fajar ini adalah warna yang menunjukkan kekuatan membuat orang takut pada dirinya. Melangkah masuk kedalam, Indira menutup pintu membuat mereka hanya berdua didalam kamar ini. Fajar menghentikan langkahnya menatap sekitar, Indira yang ada disamping Fajar melakukan hal yang sama dengan menatap sekitar.
6.6K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as white: melody of death
Read
+Library
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

Aku tidak perlu merasa khawatir lagi. Hanya saja, mati di jalanan benar-benar sangat tidak bermartabat. Selain itu kondisi tubuhku juga terlihat sangat mengenaskan, lupakan saja. Sebentar lagi aku juga akan mati, apa bedanya tempat yang bersih dan kotor? Lagi pula tidak akan ada orang yang mengenaliku. Untung saja Andre tidak pernah melihatku dalam kondisi seperti ini. Saat malam tiba, tubuhku perlahan-lahan mendingin dan tertutup salju ....
5.2K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as white: melody of death
Read
+Library
Dark White

Dark White

Apalagi gadis itu sedang sakit, semakin membuat Bella tidak tega melihatnya. Violin putih itu mulai mengeluarkan melodi-melodi merdu. Bella tersenyum tipis ketika melihat Lucy menatapnya takjub. Ternyata gadis ini yang pernah Allen ceritakan. Penggemar sejati yang tidak pernah meninggalkannya meski ia dalam keadaan terpuruk. Seseorang yang murni melihat kemampuannya, bukan hanya paras cantik dan ketenarannya saja.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as white: melody of death
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status