Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius
Wira sangat tersentuh oleh kata-kata itu, tetapi dia menggelengkan kepala sembari berkata, "Nggak, kamu adalah istriku. Kamu adalah belahan jiwaku. Tanpamu, kita bukanlah keluarga yang utuh. Jadi, kamu juga boleh mengambil keputusan dalam urusan rumah tangga kita."
Wulan merasa hangat di dalam hatinya. Dia bersandar di dada Wira, lalu menggeleng sembari berkata, "Aku memahami maksudmu. Tapi, aku hanyalah seorang wanita lemah, jadi aku nggak berani terlalu mengendalikanmu."
Wira melanjutkan seraya tersenyum, "Sebenarnya ... begini, Nona Dian dari Keluarga Wibowo ... dia ...."
Hot Chapters