Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam Membara Tuan Muda

Dendam Membara Tuan Muda

Realita itu membuat nyalinya kian menciut. Wanita itu kembali berjalan menuju pintu utama dan menariknya. Namun, pintu itu terkunci. Dengan penuh keyakinan, dia mencobanya sekali lagi dan langsung berhenti ketika suara berat itu terdengar. "Kau menungguku, Sayang? Tenanglah, suamimu sudah ada di sini." ****
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Palsu

Bukan Pernikahan Palsu

"Masa masih tidur? Apa nggak denger bel bunyi sekeras ini? Dasar, ya!" Tidak sabar lagi, Yasmin memutar handle pintu, dan alangkah terkejutnya ia, ternyata pintunya tidak dikunci. "Astaga, Rissa!" hardiknya keras. "Bisa-bisanya kamu nggak kunci pintu rumah? Biarin pintunya begini sepanjang malam? Ceroboh banget kamu itu, ya!"
8.4150.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Agung beralih berbicara pada Bik Amah. “Beres...” Bik Amah mengacungkan jempol. Tiara dan Bik Amah menghampiri pintu. Tiara menekan gagang pintu, mencoba mendorongnya. Ternyata terkunci. Berarti tidak ada siapa-siapa di dalam. ‘Ah, mungkin waktu pergi, Ben lupa mematikan lampu taman dan menutup jendela kamar,’ pikir Tiara.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Suara pecahnya tabung air berpadu dengan tatapan garang di sudut matanya, membuat seluruh ruang tamu diselimuti tekanan yang mencekam. Para pembantu di sekitarnya menahan napas, menyusut ketakutan di sudut dinding. Pak Harto, kepala pelayan yang sudah setia bertahun-tahun, memberanikan diri maju selangkah, suaranya bergetar pelan. "Tuan, Nyonya hanya merasa ruangan terlalu pengap, jadi membuka jendela sebentar. Lagipula anginnya tidak kencang hari itu. Mungkin Nona Aruni lupa menutup selimut waktu tidur ...."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
THE FRAPPUCINO MURDER

THE FRAPPUCINO MURDER

Zee selalu bisa diandalkan! Vis mencapai pintu. Tapi anehnya pintu itu nggak bisa dIbuka. Vis berusaha sekuat tenaga untuk membuka pintu itu tapi tetap nggak bisa. Seseorang pasti sengaja mengunci Vis di sini. Dia berusaha sekuat tenaga untuk memukul-mukul pintu, berharap paman mendengarnya dan membukakan pintu.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
HATI ADINDA

HATI ADINDA

“Ya tinggal dibuka lagi pintunya lalu keluar, masalahnya dimana kenapa marah-marah.” Oh iya, Dinda pun lupa kenapa harus ribet sendiri, Dinda pun segera berjalan kearah pintu dan berusaha membukanya, seketika matanya terbelalak, “Di kunci! Ini terkunci, kuncinya mana?” Kairo tersenyum menatap penuh ejekan pada Dinda, “Di Kunci? Kuncinya sama yang punya rumahlah, tante saya, mana saya tahu!”
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Bayi Kembar Pengacara Dingin

Ibu Susu Bayi Kembar Pengacara Dingin

“Barra, minta Yasmin bawa anak-anak ke sini.” Tanpa banyak kata, pria itu segera menuju kamar anak. Namun, pintu terkunci. “Yasmin!” panggil Barra sambil mengetuk. Tak ada jawaban. “Yasmin, tolong buka pintunya!” Tetap tidak ada sahutan. Barra mendecak. Kesabarannya yang lebih tipis dari helaian rambut makin menipis. Dia memanggil satpam untuk membuka dengan kunci cadangan. Begitu pintu terbuka, langkahnya tertahan.
1038.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Balasan untuk Suami Hidung Belang

Balasan untuk Suami Hidung Belang

Ada nada yang memelas tersaring telinga. “Tolong apa, Mas? Mas di mana? Kenapa kamar terkunci?” Inggit terus mencoba membuka pintu kamar. Hening. Tak lama Arya kembali berteriak, “Kunci cadangan masa gak ada, tolongin Mas, sayang.” “Mas kenapa? Tolongin apa?” “Sudah, jangan banyak tanya, sayang.” “Tolong kami,” sahut wanita lirih
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

Pintu rumah digedor dengan keras dari luar saat kita semua jendela menunjukkan peraduan. Yang ada didalam saling menoleh satu sama lain. Entah tangan siapa yang menggedor pintu tanpa jeda itu. Ayah yang hendak membuka dicegah oleh Yoga yang dengan cepat menuju pintu. Suami dari Mita itu membukanya perlahan dan memperlihatkan ada dua orang yang bertamu, tapi memasang wajah tidak bersahabat.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status