You Are Mine
Tapi lo berniat untuk itu, Naj.
Yuca menelan kembali kalimat yang sudah berada di ujung lidahnya itu. Ia mengangguk paham. "Perasaan gue, itu punya gue. Gue sendiri nggak bisa mengontrolnya. Tapi gue rasa, sekali pun gue masih terganggu sama taruhan lo dan teman-teman lo, atau bahkan gue masih ada rasa sama lo, gue nggak pernah kan, Naj, mohon-mohon ke lo buat balikan? Harusnya lo nggak perlu terganggu. Kalau soal reaksi gue ke lo dan Dara, ya itu emang akibat dari tindakan kalian." Mendongak menatap Naja lekat, Yuca menarik napasnya dalam. "Lagian gue juga tau diri kalau gue bukan tipe lo. Lo udah bilang itu. Gue juga nggak bego buat minta balikan sama laki-laki berengsek kayak lo, Naj. Ter
Bab Populer