Aku Bukan Mesin Pencetak Uang
tutur Ibu.
"Masih, Bu. Tapi, juga nggak seberapa. Kan ibu tau sendiri kebutuhanku juga lumayan," balasku.
"Makanya, Nia! Jangan biasakan hidup boros! Jangan membeli sesuatu yang tidak penting. Ingat, kasihan Adam tuh, pontang panting cari uang buat hidup kita. Kamu sih, enak. Kerjaannya cuma di depan laptop dapat bayaran puluhan juta," gerutu Ibu dengan wajah kesal. Dia sepertinya tidak bisa mempertahankan topengnya lagi. Wanita itupun segera berlalu meninggalkan aku.
ตอนยอดนิยม