Pria Alfiyah
"Sudah jam 12 loh, aahh, jika tidur juga percuma. Kan, nanti jam dua bangun, kalau begitu Saya ngga akan tidur. Lebih baik membuat cerita, atau baca-baca kitab."
"Bener nih ngga akan tidur? yasudah, Saya duluan mas." Zainal berpamitan, karena dia sudah merasakan kantuk. Iklil merogoh benda tipis berukuran segi empat itu dari saku celananya, mengecek pesan masuk dan panggilan tak terjawab. Disaat itu, mendadak, ada panggilan dari kampung halamannya. Tertera nama Abah di sana.
[Hallo, assalamualaikum, Nak.]"
Bab Populer