로그인จ้าวเหลียนเฟยที่กำลังขับรถกลับไปฉลองปีใหม่กับครอบครัว ใครจะรู้ว่าเธอจะไปไม่ถึงเพราะเธอถูกรถบรรทุกเฉี่ยวจนรถของเธอพลิกคว่ำคว่ำ กระทั่งวิญญาณเธอได้เข้ามาอยู่ในร่างของจ้าวเฟยเฟยสตรีร้ายกาจที่ต้องเลี้ยงดูลูกติดสามีฝาแฝดสองคน และร่างใหม่ก็เป็นที่รังเกียจของคนทั้งหมู่บ้าน เฮ้อ...แล้วให้มาอยู่ในร่างของคนที่ทั้งหมู่บ้านรังเกียจเนี่ยนะ พระเจ้าให้ตายไปเลยได้ไหมวะ แม่งเอ๊ย จ้าวเหลียนเฟยเอ่ยกับเด็กทั้งสองตรงหน้าด้วยน้ำเสียงอ่อนแรง "เอ่อ...แม่หนูขอน้ำกินหน่อยสิได้ไหม" "ท่านแม่ปีศาจหิวหรือ..รอเดี๋ยวนะเจ้าคะ" เฉินหยุนผิงเอ่ยกับแม่เลี้ยงก่อนจะเดินเตาะแตะๆไปเอาชามใส่น้ำ ส่วนเฉินโม่หวายจับแขนน้องสาวเอาไว้ไม่ให้ไป จ้าวเหลียนเฟยจึงกำลังจะลุกไปหยิบเอง อยู่ๆก็ถูกเหวี่ยงกระเด็นไปกลางลานบ้าน เมื่อเงยหน้าขึ้นมองก็เห็นผู้ชายหน้าตาอัปลักษณ์หนวดเครารุงรัง เขาคือเฉินมู่หยางบิดาของเด็กทั้งสองและสามีของร่างนี้ จ้าวเหลียนเฟยกลอกตามมองบนทันที หึ ใครอยากอยู่กับเข้ากันไม่ดูสภาพตัวเอง บ้านก็สกปรกเหลือเกิน "มีสิทธิ์อะไรมาใช้ลูกข้านังสตรีแพศยา หิวก็คลานไปหากินเอง"
더 보기“AAAA!!!!” Kayla berteriak kencang.
Betapa terkejut dirinya ketika membuka mata, dirinya malah melihat seorang pria asing berada di kamarnya tersebut. Langsung ia menarik selimut demi menutupi tubuhnya yang tidak mengenakan sehelai benang pun. Pria yang sedang tertidur di sebelahnya dengan posisi tertelungkup tersebut bangun.
Ia mengusap matanya sendiri sambil mencoba melihat diri Kayla yang ada di depannya. Pria tersebut mencoba untuk mengubah posisinya. Namun pikiran Kayla benar-benar sudah tidak bisa dia jernihkan lagi.
“JANGANNN!!!!” teriaknya dengan satu mata mau menutup mata, dan satunya memberikan kode berhenti kepada pria tersebut.
Pria tersebut tampak sedikit bingung. Lalu dia melihat ke bawah, dan sadar bahwa sekarang dia juga sedang tidak mengenakan apa pun di atas badannya itu. Pria itu sedikit tersenyum kepadanya, senyuman yang mesum sekali.
“Kenapa? Kamu bahkan sangat menyukai-“
“HENTIKANN!!” Kayla berteriak sekali lagi, menghentikan kalimat si pria.
Dirinya tidak mau mengingat dan tidak mau mendengar apa pun yang mau dikatakan oleh pria itu. Rasanya pikirannya tercampur aduk oleh memori tak jelas yang ada di kepalanya. Karena pulang dalam keadaan mabuk, ingatan Kayla jad samar-sama.
Kayla melihat sekitar, dan mendapati pakaiannya berserakan di bawah. Namun, matanya tertuju pada interior kamar tersebut. Ini bukan kamarnya, dan dirinya tidak tahu ini ada dimana. Tidak seperti kamar apartemen miliknya. Dirinya celingak-celinguk melihat sekitar, merasa bingung.
“Ini kamarku. Kemarin kamu masuk dalam kondisi mabuk dan langsung menyerangku,” ucap pria tersebut.
Menoleh Kayla ke arah pria tersebut. Wajahnya merah padam dan bahkan kelihatan jelas bahwa dirinya merasa sangat malu mendengarnya. Menyerang? Jadi tempat ini bukan lah miliknya, melainkan pria ini?
Segera dirinya bangun dan mengambil semua pakaian yang berserakan tersebut. Dengan membelakangi pria yang masih ada di atas kasur tersebut, Kayla buru-buru mengenakan pakaiannya dan terus menghindari untuk melirik ke arah pria tersebut.
‘Bodoh Kayla!!!’ batinnya mengatai dirinya sendiri.
Dia mengambil tasnya segera, dan berusaha menuju ke arah pintu keluar.
“Hei,” panggil pria tersebut.
Langkahnya terhenti, dan melihat ke si arah pria. Dia tersenyum lebar dengan wajah cengengesan, dengan wajah berantakan selayaknya orang yang baru saja bangun.
“Namaku Kenzo. Lain kali, kalau kita bertemu lagi, kita bicara lagi,” ucapnya.
Langsung memasang wajah sinis Kayla saat mendengar ucapannya. Siapa juga yang masih mau bertemu dengan pria ini? Melengos dirinya keluar dari ruangan tersebut. Langkahnya makin dipercepat saat berada di lorong. Ketika melihat di arah lift, dia sadar bahwa dirinya berada di lantai yang salah.
Makin malu dirinya. Segera naik ke dalam lift diri Kayla tersebut, dan bergerak menuju tempatnya. Rasanya seluruh badannya mati rasa saat tahu bahwa dirinya sudah salah memasuki kamar. Sungguh, dia benar-benar malu sekali. Bahkan, sampai di tempatnya, Kayla memilih merendam tubuhnya karena merasa jijik kalau tahu apa yang sudah terjadi pada dirinya.
‘Kenapa aku ceroboh sekali?’
Setelah kejadian tersebut, dirinya tidak pernah bertemu dengan pria yang bernama Kenzo lagi. Bahkan, setelah 3 bulan lamanya. Ia tidak pernah menemukan batang hidungnya di dalam apartemen mereka yang sama. Itu membuat Kayla lega. Karena ia tidak mau mengingat hari itu.
Hari ini keluarganya memintanya bertemu. Setelah sekian lama dirinya tidak pernah diundang, akhirnya ada undangan untuk dirinya pulang. Tapi, ada apa? Pasti ada yang mereka mau makanya sampai akhirnya memilih memintanya pulang.
Di depan rumahnya, ia melihat ada mobil asing yang tengah terparkir di sana. Heran rasanya, karena tidak ada satu pun dari penghuni rumah yang memiliki mobil semahal itu. Karena kebanyakan dari mereka memilih hidup dengan pandangan orang lain.
Masuk ke dalam rumah, Kayla melihat orang ramai berada di ruang tamu. Seluruh mata tertuju padanya, dan itu membuat Kayla tidak nyaman. Langkahnya perlahan-lahan menuju ke dalam. Ia melihat ayah ibunya, bersama dengan seorang pria sebayanya, dan…, Kenzo?!
Kayla terbelalak melihat pria yang duduk di sofa kamar tamunya tersebut. Pria yang selama ini dirinya harapkan untuk tidak pernah bertemu lagi, sekarang malah berkumpul bersama keluarganya. Itu membuatnya merasa sangat dan amat canggung sekali.
Duduk lah dirinya di dekat sang ayah. Tampak mereka memberikan seluruh pandang kepadanya, seolah Kayla adalah orang yang memang sengaja mereka tunggu daritadi.
“Jadi, begini Nak Kayla. Kedatangan kami ke sini sudah sempat dibicarakan sebelumnya, dengan negosiasi yang akhirnya kami sepakati,” Pria paruh baya yang seumuran dengan ayahnya mulai berbicara.
‘Hah? Negosiasi? Sepakati? Apa yang mereka bicarakan?’ batinnya, bingung.
“Karena di awal kami hendak meminta Reva, namun pihak keluarga menolak dengan sopan, dan menyerahkanmu sebagai gantinya. Jadi, tujuan kami ke sini untuk mengambilmu sebagai ganti dari pinalti hutang yang tidak bisa dibayar ayahmu,” sambungnya.
Terkejut tentunya Kayla mendengar apa yang dikatakan oleh pria tersebut. Ia terbelalak dan langsung menoleh ke ayahnya. Tidak ada pembicaraan apa pun sebelum dirinya ke sini. Bahkan ayahnya tidak mengatakan ada pertemuan seperti ini.
Dan sekarang dengan tiba-tiba diri Kayla mau diambil?! Apa mereka pikir Kayla ini barang? Melotot langsung Kayla ke arah keluarganya yang tampak sedikit acuh tersebut. Sang ayah juga sampai dengan sengaja menghindari tatapan matanya ini.
Rasa kaget tersebut berubah menjadi rasa tidak percaya. Keluarga yang memang dari awal mencoba menyisihkannya, sekarang benar-benar membuangnya dan mencoba menjual dirinya hanya karena tidak bisa membayar hutang? Tega! Kayla merasa sakit hati.
Air matanya terasa tertahan. Wajahnya panas membara dan dadanya sesak sekali. Selama ini, rasa mengalah dan juga penurut yang selalu dirinya lakukan, bahkan tidak pernah mengadukan perbuatan mereka, dibalas dengan ini saja? Benar-benar menyedihkan.
“Jadi, kami meminta pendapatmu, apa ka-“
“Ya, aku setuju,” Kayla tanpa pikir panjang langsung menjawab saat kalimat tersebut belum selesai.
Tentu saja mereka yang ada di sana tampak kaget mendengar ucapannya. Dari pihak tamu merasa tertegun dengan rasa percaya dirinya saat menjawab. Sementara keluarganya, merasa senang mendengar jawaban setuju itu. Terutama kakaknya, Reva, dia seperti berkata ‘mampus’ kepada dirinya dari sorot matanya yang buruk.
“Tapi, aku meminta surat perjanjian,” pintanya.
Sang pria yang tua tersebut tengah senang, dia pun bertanya kepada Kayla, “Tentu saja. Apa yang kamu inginkan di surat perjanjianya?”
“Ada banyak! Tapi, yang paling aku inginkan, setelah nantinya aku diambil oleh kalian, keluargaku tidak boleh meminta apa pun dariku, baik benda, harta, maupun kehendak dari keputusanku,” tuturnya.
Kali ini justru keluarga Kayla yang syok mendengarnya. Mereka tampak tercengang dengan bagaimana Kayla sangat percaya diri memintanya. Ini dirinya lakukan demi keuntungan dirinya sendiri tentunya. Kalau keluarganya saja bisa membuangnya demi membayar hutang, jadi, Kayla juga punya hak untuk meminta persyaratan, kan?
Pria tersebut tersenyum tipis dan membalas ucapannya, “Tentu saja, kam-“
“Tidak! Kami tidak setuju!” Keluarganya justru menolak.
หลังจากนั้นรถม้าก็เคลื่อนออกจากเมืองหลวง สกุลมู่มีคนตามไปกว่าห้าสิบคนเพราะนายท่านรองไปกับคุณหนูด้วย จวนมู่เงียบเหงาลงทันทีเมื่อคุณหนูจากไป เมืองหลวงกลับมาปกติดังเดิม หลังจากที่ซ่งมู่หยางไปไม่นานรัชทายาทก็พาเฉินเหว่ยออกเดินทางไปดูความเป็นอยู่ราษฎรและส่งข้อมูลกลับมาให้ฮ่องเต้วินิจฉัยเพื่อมีพระดำริต่อไป จางซือเหยียนออกเดินทางไปด้วยเพื่อคุ้มครองรัชทายาทและสอนวรยุทธทั้งคู่ไปพลางๆด้วยสิบสามปีผ่านไปจวนอ๋องยามนี้เต็มไปด้วยพี่เลี้ยงเนื่องจากพระชายาและท่านอ๋องทรงมีบุตรธิดาถึงแปดคนและพระชายาทรงพระครรภ์ที่เก้าได้ห้าเดือนแล้ว ร่างอุ้ยอ้ายกำลังทำบัญชี เด้กหนุ่มคนหนึ่งเดินมาหานาง เมื่อเงยหน้าก็เห็นยเป็นเวี่ยหยุนที่ไปทำงานดูและพื้นที่กลับมารายงาน ยามนี้เจ้าตัวน้อยที่เคยมาของานทำและขอเสื้อผ้าไปให้มารดาเขาได้สวมหมวกจอหงวนแล้ว"พระชายากระหม่อมไปดูมณฑลหมางหยวนและนำตัวอย่างดินมาให้ทอดพระเนตรแล้วพ่ะย่ะค่ะ""อืม เอามาดูสิ"มู่เฟยเฟยพิจารณาดินที่เซี่ยหยุนนำมาอย่างละเอียดมือเรียวหยิบดินขึ้นมาหนึ่งกำมือ ดินนั้นไม่มีความชุ่มชื้นพอจะจับตัวเป็นก้อน แต่มันกลับมีลักษณะพิเศษที่ทำให้ดวงตาของนางเป็นประกาย"ดินนี่คื
มู่เฟยเฟยยามนี้นางคลอดคู่แฝดได้หกเดือนแล้ว แฝดสามได้หนึ่งขวบแปดเดือนซ่งมู่หยางกำลังเดินทางมารับนางและลูกกลับอวี๋หยาง ท่านตาทวดร้องไห้ไม่อยากให้นางไปจนฝ่าบาททราบเรื่องจึงอนุญาตให้เขาไปอยู่กับนาง แต่หากราชสำนักมีเรื่องจะใช้เขาก็ต้องกลับมา ซึ่งมู่หย่งเหอรีบรับปากเพราะกลัวไม่ได้อยู่กับเหลนและลูกๆ ของนางหลังปีใหม่ที่ผ่านมาฝ่าบาทสถาปนาหลินกุ้ยเฟยขึ้นเป็นฮองเอาและแต่งตั้งองค์ชายแปดขึ้นเป็นรัชทายาท เฉินเหว่ยได้เป็นเพื่อนเรียนของรัชทายาท ซ่งโม่หวายกลับซ่งผิงผิงใส่ใจมารดามากขึ้นเพาะพระชายาเสิ่นกำลังตั้งครรภ์มู่เฟยเฟยมองดูเด็กที่เดินเตาะแตะๆ อยู่กลางลานก็ยิ้ม เสียงฝีเท้าม้าดังมาแต่ไกล นางจำได้ดี เสียงควบม้าอย่างองอาจดุดันนี้เป็นซ่งมู่หยางสามีของตน"ชิงหลิงดูเหมือนท่านอ๋องจะมาถึงแล้ว เจ้าให้พี่เลี้ยงอุ้มซื่อจื่อกับท่านชายและท่านหญิงไปล้างหน้าล้างตาสักหน่อย เดี๋ยวเจอเสด็จพ่อจะได้ไม่มอมแมม""เพคะพระชายา ซื่อจื่อ ท่านชาย ท่านหญิงไปล้างหน้ากันเถอะเจ้าค่ะเสด็จพ่อกำลังมาแล้ว"เด็กทั้งสามรู้ความต่างกางแขนให้พี่เลี้ยงอุ้ม ไม่นานคนที่ถูกกล่าวถึงก็ปรากฏตัว ซ่งมู่หยางลงจากหลังม้าได้ก็ตรงมาหามู่เฟยเฟยทันที
เมื่อทุกคนกลับหมดแล้วร่างสูงก็เปิดประตูเข้ามา ยามซวีแล้วงานเลี้ยงจึงได้เลิกรา คู่บ่าวสาวจึงมีเวลาอยู่ด้วยกัน ซ่งมู่หยางเดินมาหาคนท้องที่เอนหลังอยู่ เขานั่งลงขอบเตียง มือจับปอยผมทัดหูให้อย่างแผ่วเบา เอ่ยถามด้วยน้ำเสียงห่วงใย"เหนื่อยหรือไม่น้องหญิง ขอโทษนะที่ทิ้งให้เจ้าอยู่คนเดียวเหงาหรือเปล่า""ไม่เพคะ พอดีไป๋ฮูหยินกับหลินฮูหยินมาหา ผิงผิงกับเสี่ยวฮวาและคู่แฝดมาหาช่วยกันบีบนวดและพูดคุยเป็นเพื่อน"ซ่งมู่หยางพาเมียเข้ามิติ มู่เฟยเฟยรู้เลยว่าคืนนี้เขาเอาแต่ใจแน่ๆ แล้วคนตัวโตก็เอ่ยออกมาจริงๆ"อืม..ดึกแล้วเดี๋ยวจะเลยฤกษ์นะ เราสองคนเข้าหอกันเถอะ"มู่เฟยเฟยมองหน้าเขา ซ่งมู่หยางเลื่อนมือลงมาที่สายผูกเอวเขาคลายปมออก มู่เฟยเฟยจับมือหนาเอาไว้จ้องตาสามีเป็นเชิงห้ามปราม คนตัวโตจ้องตอบเอ่ยด้วยน้ำเสียงกระเส่า"น้องหญิง ตั้งแต่งานเลี้ยงวันนั้นพี่ยังไม่ได้รักเจ้าอีกเลยนะ""ท่านอ๋อง...ทรงหิวเก่งเหลือเกินนะเพคะ ทรงรับอนุสักคนไหม อื้อ"ซ่งมู่หยางไม่ยอมให้เมียพูดต่อ เขาจูบนางอย่างเรียกร้อง กระทั่งมู่เฟยเฟยทุบหลังเขาเพราะนางหายใจไม่ออก บึ๊ก ๆ ๆๆ ร่างสูงยอมปล่อยอย่างเสียดาย ปากจิ้มลิ้มบวมเจ่อ นางเอ่ยทันทีที
ขณะที่ผู้อาวุโสในตระกูลมู่กำลังถกเถียงกันเรื่องธรรมเนียมการจูงเจ้าสาวออกไปส่งที่เกี้ยว เพราะเกรงว่าครรภ์ของมู่เฟยเฟยจะทำให้การก้าวเดินลำบากจนเกินไป ทันใดนั้น เสียงฝีเท้าหนักแน่นและมั่นคงก็ดังรุกล้ำเข้ามาถึงหน้าห้องหอโดยไม่รอการเชิญ"ไม่ต้องลำบากพวกท่านหรอก ข้าจะอุ้มนางไปขึ้นเกี้ยวเอง""แต่ว่า นางครรภ์ใหญ่มากนักเกรงว่าท่านอ๋องจะอุ้มลำบาก""ข้าอุ้มได้ นางตัวเบาราวกับลูกนก"ไม่ทันที่ทุกคนจะเอ่ยอันใดมู่เฟยเฟยก็ถูกประคองออกมา นางเอ่ยกับเขาด้วยน้ำเสียงอ่อนโยน"ท่านอ๋อง...เชื่อท่านตาเถอะเจ้าค่ะ หม่อมฉันขึ้นเกี้ยวไปจะดีกว่า ชาวบ้านมากมายต่างเฝ้าดู ภาพที่เจ้าบ่าวอุ้มเจ้าสาวท้องแก่คงทุลักทุเลไม่น่ามอง ทรงเชื่อหม่อมฉันนะเพคะ"ซ่งมู่หยางคิดตามก่อนจะพยักหน้า นางพูดถูกภาพที่เขาอุ้มเจ้าสาวท้องโตอาจดูไม่น่ามองนัก เขาเป็นเชื้อพระวงศ์ต้องสำรวมให้มาก จากนั้นจึงหันไปทางมู่หย่งอันและมู่หย่งเหอเอ่ยกับทั้งสองคน"ท่านตาทวดของเสี่ยวเฟยเช่นนั้นก็เอาตามความตั้งใจเดิมพวกท่านเถอะ น้องหญิงพี่จะรอเจ้าที่เกี้ยวเจ้าสาว""เพคะ...พูดง่ายๆแบบนี้ค่อยน่ารักหน่อย""เชื่อเมียแล้วจะเจริญพี่ยังจำได้ น้องหญิงทุกอย่างล้วนฟังเจ้
บ้านเฉินสามีภรรยากอดกันในห้วงมิติหลับไปแล้ว ทางด้านถังจื่อหยวนเองยามนี้แอบปีนเข้าหาไป๋เหยียนเพื่อบอกรักก่อนจะไปชายแดนเช่นกัน ร่างอรชรนอนหนุนแขนแกร่งของเขา ถังจื่อหยวนไม่คิดล่วงเกินนางแต่อย่างใด เขาแค่อยากนอนกอดนางเท่านั้น แม้ทั้งคู่จะหมั้นหมายแต่ยังไม่ได้แต่งงานกัน"อาเหยียน...ข้าคงคิดถึงเจ้าย
เฉินโม่หวายเรียกหาบิดา จ้าวเฟยเฟยหันมองหน้าหนุ่มน้อยตัวประเปียกที่ลืมตาอยู่ จากนั้นนางก็เป็นคนยื่นมือไปอุ้มเขามานั่งตักนาง ใบหน้าหวานก้มลงหอมแก้มเด็กชาย เฉินโม่หวายเงยหน้ายิ้มให้มารดาก่อนจะเปลี่ยนเป็นลุกขึ้นกอดนางซบหน้าลงกับไหล่บางของท่านแม่ที่นั่งตักท่านพ่ออยู่ ใบหน้ากลมเอียงศีรษะเล็กน้อยแล้
ถังจื่อหยวนพยักหน้าเฉินมู่หยางกอดเมียเอาไว้ในอ้อมกอดอย่างหวงแหน เขาไม่อยากไปแล้วจริงๆ แต่มีหลายเรื่องต้องไปทำรวมถึงส่งจดหมายให้อาจารย์ด้วย จ้าวเฟยเฟยกอดตอบเขา ทั้งสองคนไม่มีอะไรจะเอ่ย มีเพียงความรู้สึกที่ห่วงใยกัน คู่แฝดจับมือท่านพ่อกับท่านแม่เอาไว้ เฉินมู่หยางก้มลงไปอุ้มทั้งคู่ขึ้นมาแล้วอุ้มไว้คนล
ฮั่วเทียนฉีแม้จะแปลกใจที่คุณชายใหญ่สกุลมู่ให้ความสำคัญกับจ้าวเฟยเฟยแต่ก็ยังรายงานออกไป แต่มู่หยวนรู้สึกเหมือนกับว่าฮั่วเทียนฉีกำลังหาที่ระบายมากกว่า ดูแล้วใต้เท้าจางคงกดดันคุณชายสกุลฮั่วคนนี้ไม่น้อยเลยเชียว ก่อนที่เขาจะถามมู่หยวนถึงที่พัก"ว่าแต่คุณชายใหญ่ท่านมีที่พักหรือยังขอรับ ข้าจะได้ให้คนเ






리뷰더 보기