แม่เล้ากับองค์ชายทั้ง 7

แม่เล้ากับองค์ชายทั้ง 7

last updateLast Updated : 2026-01-24
Language: Thai
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
50Chapters
937views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

เมื่อแม่เล้าที่ตายโดยอุบัติเหตุได้ตกลงทำสัญญากับท่านเทพให้ย้อนเวลาไปอีกมิติที่ตอนนี้มีปัญหาเรื่ององค์ชายทั้ง 7 พระองค์ไม่สามารถหลับนอนกับสตรีนางใดได้เนื่องจากปัญหาด้านสุขภาพ จึงต้องเป็นแม่เล้าอย่างนางจัดการ!

View More

Chapter 1

บทที่ 1 ท่านเทพซีห่าว NC

“Mas By!”

Byakta tersentak dari lamunannya. Sepanjang hari memikirkan Mai, membuat Byakta tidak bisa berkonsentrasi dengan semua ritual sakral yang sudah dijalaninya sejak dini hari. Sampai detik di mana Byakta sudah berada di kamar pengantin bersama sang istri, ia masih belum mendengar kabar apapun dari sang Permaisuri hati.

Kira-kira, bagaimana kondisi Mai saat ini. Apakah persalinannya berjalan lancar? Apakah, ibu dan bayinya sehat-sehat saja? Apakah, Mai masih memikirkan dirinya?

Ah, sepertinya Byakta terlalu bodoh jika masih mempertanyakan hal tersebut. Tentu saja Mai sudah tidak lagi memikirkan Byakta sama sekali. Wanita mandiri nan arogan itu sudah memiliki suami seperti Raj di sisinya. Seorang pria yang jelas-jelas melebihi Byakta jika dilihat dari sisi mana pun. Jadi, wajar saja rasanya jika Sinar ngotot menjodohkan putrinya dengan Raj.

Jika hendak membandingkan diri dengan Raj, tentu saja Byakta bukanlah siapa-siapa. Untuk itu, Byakta haruslah sadar diri dan mundur dengan teratur.

“Ya, Yas?” Byakta menelan ludah. Seluruh tubuhnya menegang, ketika melihat dua buah hanger yang dipegang oleh gadis yang sudah sah menjadi istrinya. Seorang gadis yang sifatnya sangat bertolak belakan dengan Mai, dan tidak ada sedikit pun kesamaan di antara keduanya.

“Mas By suka yang warna apa? Merah atau hitam?”

Byakta melihat wajah Yasmen bersemu merah. Ia bisa melihat banyak binar bahagia, yang terpancar dari kedua bola mata bening gadis yang selalu terlihat ceria itu.

Byakta lantas beranjak dari sofa. Ia menghampiri Yasmen yang baru keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih terbungkus dengan handuk di atas kepala. Kedua tangan Byakta terangkat, lalu menurunkan kedua hanger dengan lingerie yang tergantung di sana.

“Malam ini, tolong pakai piyamamu,” pinta Byakta dengan tersenyum lembut pada Yasmen. “Aku masih capek, dan sebaiknya kita tidur malam ini.”

Yasmen tetap memasang senyum walau terpaksa. Malam pertama yang sudah sering ia bayangkan bersama Byakta, kini musnah seketika. Namun, ia mencoba berbesar hati. Mungkin, pria yang sudah dicintainya sejak bertahun-tahun lalu itu, memang sangat lelah karena prosesi pernikahan mereka.

“Tidur.” Yasmen hanya berceletuk, tapi sebenarnya tidak membutuhkan jawaban dari Byakta.

“Ya.” Byakta mengangguk dan tetap mempertahankan senyumnya. “Masih ada hari besok, kan? Dan kamu juga butuh istirahat karena pasti kecapekan.”

Ingin rasanya Yasmen berteriak jika dirinya tidak merasa lelah. Rasa cintanya yang begitu besar pada Byakta, membuat Yasmen terkadang bisa lupa diri dan menjadi bodoh.

“Tapi aku nggak bawa piyama tidur, Mas.”

Byakta yang baru hendak melangkah menuju kamar mandi, langsung terpaku. Entah mengapa, di kepalanya saat ini langsung terlukis visual Yasmen, memakai lingerie merah yang masih dipegang oleh gadis itu.

“Aaa … yaaa, pake baju yang lain.” Tenggorokan Byakta tercekat. Bagaimanapun juga, Byakta adalah pria normal. Meskipun hatinya berada di tempat lain, tapi tubuhnya bisa saja berkhianat jika ia khilaf malam ini. Apalagi, status mereka sudah halal dan keduanya bisa melakukan apapun sebebas-bebasnya.

“Nggak ada.” Yasmen mengerjap polos menatap Byakta. Yasmen mengerti jika pria itu belum mencintainya, tapi, tidak bisakah Byakta melakukan kewajibannya sebagai seorang suami malam ini? Paling tidak, Yasmen ingin sekali merasakan bibir Byakta menempel di atas bibirnya.

Semenjak melihat dan mengenal Byakta, otak Yasmen benar-benar tercemar dengan banyak adegan dewasa yang hanya ingin ia lakukan dengan pria itu. Di mata Yasmen, hanya Byakta seoranglah yang paling tampan di dunia. Bahkan, ketampanan para pria yang merupakan bibit unggul di keluarga besar Sagara, lenyap seketika karena kehadiran Byakta.

Dari Bira, Pras, Nando, sampai Qai pun … semua lewat!

“Nggak ada, baju lagi?” Byakta ingin menegaskan sekali lagi. Siapa tahu saja, Yasmen lupa. “Terus, buat dipakai besok pagi?”

“Ada dress buat kita ke bandara besok, jadi nggak mungkin aku make itu, kan, Mas.”

“Kopermu?” buru Byakta.

“Koper kita maksudnya?” ralat Yasmen. “Udah dipindah ke ruangan lain, jadi sudah nggak ada apa-apa di sini.”

“Di ruang mana?” Byakta membalik tubuh memunggungi Yasmen. “Biar aku ambilkan piyama tidur—”

“Aku juga nggak bawa piyama di koper.” Yasmen menggigit bibir bawahnya lalu memberanikan diri memangkas jarak dengan Byakta, setelah menjatuhkan kedua lingerienya begitu saja. Kedua tangan Yasmen langsung melingkar erat di tubuh berotot sang suami, dan menyandarkan sisi wajahnya pada punggung Byakta. Untuk pertama kali dalam hidup Yasmen, ia akhirnya bisa memeluk pria di luar garis keturunan keluarga Sagara.

“Koperku isinya cuma lingerie, pakaian dalam, sama dress sama perlengkapan lain.”

Otak Byakta mulai kacau. Memikirkan, berapa banyak lingerie yang dibawa Yasmen untuk mereka bulan madu selama lima hari di negeri Singa. Byakta yang hanya membatu ketika sang istri memeluknya dari belakang, kemudian menggeleng kecil. Mencoba mengenyahkan pikiran kotor yang ada dikepala.

Akan tetapi … sekotor-kotornya otak Byakta, bukankah tidak masalah jika ia melakukan semuanya bersama Yasmen?

Namun, Byakta merasa seperti pria munafik jika berani melakukan hal tersebut pada Yasmen. Byakta sama sekali tidak memiliki rasa sedikit pun pada gadis itu. Selama ini, Yasmen hanya seperti seorang adik kecil bagi Byakta. Adik yang selalu bersikap ramah, dan banyak tanya setiap keduanya bertemu.

Mengapa harus Bira yang meminta Mario agar Byakta menikahi Yasmen. Kenapa bukan Pras saja yang memintanya?

“Mas, kok, diem?” Yasmen menghidu dalam-dalam aroma tubuh Byakta yang akhirnya bisa ia dekap sedekat ini.

“Yas …” Byakta menyentuh kedua tangan Yasmen, dan melepas pelukan hangat itu dari tubuhnya. Ia berbalik, dan berusaha bersikap tenang. “Aku mau mandi. Jadi, kamu … tidurlah duluan.”

“Terus, aku tidur pake baju apa?” tanya Yasmen dengan polosnya.

“Ah! Kamu bisa …” Byakta berjalan cepat menuju closet room yang berada pada lorong menuju kamar mandi. Byakta menggeser pintu lemari dinding, dan berniat mencari pakaiannya sendiri. Namun … kosong.

Byakta mengumpat sejadi-jadinya, tapi hanya di dalam hati. Siapa gerangan yang memiliki ide seperti ini? Baik Yasmen maupun Byakta, tidak memiliki baju ganti sama sekali untuk dipakai. Bahkan, Yasmen yang ia tinggalkan di kamar barusan, masih memakai bathrobe seusai mandi beberapa saat yang lalu.

“Nggak ada apa-apa, kan?” celetuk Yasmen yang segera menyusul Byakta. “Mereka nggak nyisain baju ganti buat dipakai.”

“Aaa … kalau gitu aku mandi dulu.” Kepala Byakta mulai memanas. Untuk itu, ia harus segera mengguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin. “Kamu, bisa tidur dengan bathrobe itu sementara,” tunjuknya pada balutan kain yang menyelimuti tubuh sang istri.

“Nggak pake bathrobe juga nggak papa, kan, Mas?” ungkap Yasmen kembali menghabiskan jarak dengan Byakta. “Kita juga sudah suami istri.”

“Yas …” Byakta mengusap wajah lelah berkali-kali lalu menyugar rambut hitamnya ke belakang. Lebih baik, ia berterus terang pada Yasmen tentang semua hal. “Please, kasih aku waktu untuk menyesuaikan diri. Kamu tahu, kan, kalau kita mendadak dijodohkan dan—"

“Raya,” putus Yasmen sudah lama tahu tentang hubungan Byakta dengan mantan tunangannya. Wajah manja nan ceria yang ditunjukkan Yasmen sedari tadi, kini musnah hanya dalam hitungan detik. “Cewek matre seperti dia, nggak pantes buat kamu ingat, Mas! Dia bahkan jalan sama mas Raj, padahal kalian waktu itu sudah lamaran. Untung aja waktu itu mas Raj belum nikah sama mbak Mai. Coba kalau sudah nikah, terus aku lihat dengan mata kepalaku sendiri, aku langsung minta papi untuk—”

“Aku mau mandi.” Wajah Byakta pun seketika berubah dingin, karena mengingat hubungan peliknya dengan Raya. “Dan satu yang harus kamu ingat, Yas. Raya bukan perempuan matre, dia itu perempuan mandiri dan pekerja keras. Dan Raya bukan perempuan manja yang bisanya cuma nadahin tangan ke ke orang tua seperti kamu. Jadi, paham, kan, di mana letak beda, antara kamu … dan Raya.”

~~~

Hai, hai ... buat pembaca baru, bisa baca My Arrogant Lawyer yang season dua dulu yaa. Yang sudah baca, cuss hyuk, ngumpul sini buat meramaikan kisah Mas By, sama Yasmen.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters
No Comments
50 Chapters
บทที่ 1 ท่านเทพซีห่าว NC
“หญิงบาปเช่นเจ้า สมควรยิ่งนักที่จะไปเกิดเป็น สัตว์เดรัจฉาน”น้ำเสียงหนักแน่นด้านบน ทำให้วิญญาณผู้หญิงอายุ 45 ที่คุกเข่าอยู่ด้านล่างสั่นเทาด้วยความหวานกลัว ‘เหมย’ อดีตแม่เล้าที่ตายเพราะอุบัติเหตุ สิ่งที่เธอทำบนโลกส่งผลทำให้วิญญาณของเธอต้องมาชดใช้กรรมที่นี่ หลังจากทรมานกับการใช้กรรมแล้ว วันนี้เป็นวันตัดสินว่าเธอจะได้ไปเกิดอีกครั้งเป็นอะไร แต่ประโยคที่พูดออกมาด้านบนมันหมายความว่า เธอต้องไปเกิดเป็น สัตว์เดรัจฉาน !!!!“เทพซีห่าว หญิงบาปที่ท่านว่า ข้ากำลังต้องการตัวยิ่งนัก ยกนางให้ข้าดีหรือไม่เล่า”เสียงหนึ่งดังจากด้านหลังของนางพูดขึ้น เหมย ก้มหน้าลงได้แต่ภาวนาให้คนผู้นั้นตกลง เธอยอมทุกอย่างไม่ว่าเขาต้องการเธอไปทำอะไร แค่ไม่ไปเกิดเป็นสัตว์ก็พอ“ท่านเทพ คิดใหม่ดีหรือไม่ นางหญิงบาปผู้นี้ ชาติชั่วยิ่งนัก และยังหมกมุ่นในโลกีย์ มิอาจช่วยอะไรท่านได้หรอก”“ภารกิจของข้า ต้องเป็นนางเท่านั้น ข้าต้องการผู้หญิงที่มักมากในกาม ลุ่มหลงในโลกีย์ เช่นนาง”เหมยที่ฟังอยู่เงียบ ๆ เธอก้มหน้านิ่งไม่กล้าแม้แต่จะเงยหน้าหรือเอ่ยอะไรออกไป ทั้งสองคุยกันได้สักพักก็เงียบไป ก่อนที่นางจะถูกพาตัวมาที่ที่หนึ่ง นางเดินตามท่า
last updateLast Updated : 2026-01-23
Read more
บทที่ 2 กินน้ำท่านเทพฉินซี NC
“ก่อนข้าจะไปอีกโลก เรามาเสพสมกันแบบ 3 คนผัวเมียดีไหม ข้าคิดถึงความรู้สึกนั้นจังเลยอยากทำอีกสักครั้ง ได้ไหมเจ้าคะ”“เจ้านี่มัน ร่าน....”ซีห่าวพูดขึ้น พร้อมทั้งเอาท่อนเอ็นถูแก้มของเหมยไปมา ส่วนฉินซีทำหน้าครุ่นคิด ก่อนจะถอนหายใจพร้อมเก็บท่อนเอ็นตัวเองเข้าไปในเสื้อผ้า“ข้าทำไม่ได้ ข้านอกใจฟางเซียนไม่ได้ พวกเจ้าทำต่อเถอะ ข้าจะไปท่องบทชำระใจ”พูดจบฉินซีก็เดินออกไป เหมยมองตามไปอย่างเสียดาย“หึ ตามไปสิถ้าอาลัยนัก”เหมยมองซีห่าว ที่ตอนนี้แต่งตัวเสร็จแล้ว ก่อนจะโบกมือมาทางนางทำให้นางตอนนี้จากร่างกายเปลือยเปล่าเปลี่ยนเป็นสวมชุดจีนโบราณสีขาวสะอาด ซีห่าวเดินไปนั่งที่เก้าอี้“อีกไม่กี่วันเจ้าจะได้ไปจากที่นี่ หากฟางเซียนกลับมาเจ้าจะได้ใช้ร่างนางในโลกมนุษย์แทน”“ฟางเซียน???”“ภรรยาของท่านฉิน นางงดงามดังไข่มุก อ่อนหวานดังดอกไม้”เหมยเดินนั่งตักของซีห่าวอย่างถือดี“หึ ร่าน”“แล้วท่านชอบเอาหญิงร่านหรือหญิงเช่นฟางเซียนละ”ซีห่าวไม่พูดอะไรได้แต่กระตุกยิ้ม เมื่อครั้งก่อนเขาเองก็เคยพลาดมีความสัมพันธ์กับฟางเซียน แต่นางก็ไม่อาจทำให้เขาพอใจได้ ยิ่งถ้าเทียบกับหญิงร่านที่นั่งบนตักเขาคนนี้“หึ ไว้ข้าจะมาหาใหม่
last updateLast Updated : 2026-01-23
Read more
บทที่ 3 คุณหนูลู่เสียน
“เหอะแล้วข้าจะดูว่าตรงนั้นของเจ้าจะดีเหมือนปากที่พูดมาหรือเปล่า”ฉินซีพูดจบก็อุ้มเหมย ส่วนเหมยเองก็ยกยิ้มอย่าพอใจ เป็นนางเองที่ต้องการให้เขาทำแบบนี้“ท่านพี่ข้ากลับมาแล้วเจ้าค่ะ”เสียงหวาน ๆ ดังขึ้นจากด้านหน้าประตู ก่อนจะตามด้วยเสียงเปิดประตูและเสียงฝีเท้าเดินเข้ามาในห้อง ฉินซีชะงักฝีเท้า ก่อนจะปล่อยให้เหมยยืนข้าง ๆ ฉินซีจำเสียงและกลิ่นหอมนี้ได้ว่าเป็นใครที่เดินเข้ามา“ฟางเซียน???”“เจ้าคะ??”เหมยมองฉินซี ก่อนจะเข้าใจเหตุการณ์ในตอนนี้“ข้าต้องส่งเจ้าไปเดี๋ยวนี้ หลับตา”เหมยมองท่าทีร้อนรนของฉินซีก่อนจะหลับตาลง ร่างของเหมยรู้สึกเย็นวาบไปทั้งตัว ก่อนจะรู้สึกอบอุ่นเย็นสบาย แล้วสติทุกอย่างก็ดับวูบไป......จวนแม่ทัพจาง“ลู่เสียน ตื่นขึ้นมาเถิดลูกพ่อ เจ้าแค่หลับไปใช่ไหม อย่าแกล้งพ่อแบบนี้สิลู่เสียน”“ท่านพี่....ข้าผิดเองที่บังคับลู่เสียน ถ้าข้าไม่บังคับนาง นางคงไม่คิดสั้นแบบนี้...”เสียงสะอื้นของคนในจวนแม่ทัพดังไม่ขาดสาย สาเหตุนั้นมาจากคุณหนูรองตระกูลจางคิดสั้นกระโดดน้ำเพื่อหนีงานแต่งงาน กว่าจะมีคนลงไปช่วยนางก็สิ้นใจแล้ว หลังจากฮูหยินรู้ข่าวก็เป็นลมไปทันที ส่วนท่านแม่ทัพกับคุณชายพอรู้ข่าวก็ก
last updateLast Updated : 2026-01-23
Read more
บทที่ 4 พรที่สัญญาจะให้
“เจ้ามิใช่ ลู่เสียนใช่หรือไม่”ลู่เสียนได้ยินคำถามนั้นก็ตกใจก่อนจะปรับสีหน้า“ข้าจะไม่ใช่ข้าได้ยังไง”“หึ ข้าเคยได้ยินว่าปีศาจจิ้งจอกชอบการเสพสมกับมนุษย์เพื่อดูดพลังชีวิต เจ้าคงจำแลงเป็นนาง”“.....”“เอาเถอะ ถ้าข้าหายดี จะหาบุรุษมาให้เจ้าสูบพลังชีวิตจนพอใจ หรือเจ้าอยากเสพสมกับข้ามากกว่าผู้อื่นละ”“แล้วไม่กลัวข้าจะดูดพลังชีวิตเจ้าหรือไง”“หากเป็นหญิงงามเช่นเจ้าย่อมยอมให้ได้”ลู่เสียนมององค์ชายห้าที่ทำหน้าใสซื่อมองนาง ให้ตายสิ คำพูดกับแววตามันคนละเรื่องเลย“เรามาพูดถึงเรื่องรักษาท่านดีกว่า”“เจ้าจะรักษายังไง แม้แต่หมอหลวงก็จนปัญญาแล้ว ข้าไม่ได้คาดหวังว่าเจ้าจะรักษาได้หรอกนะนางมารน้อย”ลู่เสียนตอนนี้คิ้วผูกกันเป็นโบเมื่อได้ยินฉายาใหม่ของตัวเอง“อีกสองวันโรงหมอของข้าจะเปิดกิจการ หากท่านจะรักษาจงมาหาข้าได้ แต่ที่ท่านต้องรู้คือ หากท่านอยากหายท่านต้องจ่ายแพงสักหน่อย”“ข้าไม่ยักรู้ว่าสกุลจาง ขาดเงิน”“ข้าก็ไม่ยักรู้ว่าองค์ชาย ใจแคบ หึ ข้าขอตัว”องค์ชายห้ามองลู่เสียนที่เดินออกไป ก่อนจะยกยิ้มขึ้นมาอย่างพอใจ“ไปสืบเรื่องนางมา”องครักษ์เงาที่เฝ้ามองเหตุการณ์รับคำสั่งก่อนจะหายวับไป“นางมารน้อย ข้า
last updateLast Updated : 2026-01-24
Read more
บทที่ 5 คิดถึงหญิงชั่วที่ยั่วยวน
“แต่งให้ข้าสิ แล้วข้าจะช่วย”“ล้อเล่นอะไรของท่านเนี่ย ข้าเป็นปีศาจนะ แถมเป็นปีศาจที่สูบพลังชีวิต คบเป็นสหายยังพอเข้าใจ แต่ให้แต่งให้ท่านเนี่ยนะ เมาสมุนไพรที่แช่หรือไง”ลู่เสียนโวยวายขึ้นมา“ข้าก็แค่ถามดู ข้าเป็นถึงองค์ชาย แต่งกับข้าไม่ดีตรงไหน ข้าจะมีเจ้าเป็นชายาเดียวเลยดีไหมนางมารน้อย”“เพราะผู้ชายมันเชื่อไม่ได้นะสิ”ลู่เสียนพูดจบ ทุกอย่างก็ตกอยู่ในความเงียบ องค์ชายห้ามอง ลู่เสียนเหมือนพยายามหาคำตอบ นางไปเจออะไรมากันแน่ ถึงได้ดูเจ็บช้ำขนาดนี้“เช่นนั้น หากไม่อยากแต่งให้ข้า ก็มาเป็นอาจารย์ให้ได้หรือไม่ ข้ายังมีตำราแพทย์บางเล่มที่ไม่เข้าใจ”“อาจารย์???”“แลกกับการช่วยเหลือทั้งหมดที่เจ้าขอร้อง”“เช่นนั้นก็ได้ แต่เจ้าก็เห็นว่าข้ารักษาใช้เพียงเลือด เรื่องตำราอาจไม่เก่งเท่าเจ้า”“มีศิษย์เช่นข้าอยู่ ท่านจะได้มิต้องกรีดเลือดให้เจ็บอย่างไรเล่า”ทั้งสองมองหน้ากันนิ่ง ต่างคนต่างต้องการสื่อความหมาย บรรยากาศในห้องกลับมาเงียบอีกครั้ง องครักษ์เงาที่เฝ้ามองอยู่ต่างรู้ความหมายในคำพูดขององค์ชาย เมื่อคุณหนูไม่แต่ง ก็มีเพียงรั้งให้นางเป็นอาจารย์เพื่อให้นางอยู่ข้างกาย ตำราแพทย์องค์ชายของพวกเขาเคยสนใจที่ไ
last updateLast Updated : 2026-01-24
Read more
บทที่ 6 ข้อตกลง
“ไปเสพสมกับนางกันเถอะ”“แต่เจ้าก็รู้ หากเกิดอะไรขึ้นในโลกมนุษย์ไม่มีทางที่ท่านผู้นั้นจะไม่รู้...”“เจ้ากลัวหรือไง...”ฉินซีพูดขึ้นก่อนจะมองหน้า ซีห่าวที่กระตุกยิ้ม มองกันด้วยสายตาที่เข้าใจกันและกัน“ก็แค่โทษไม่กี่ร้อยปีไม่ใช่หรือไง...”ห้องนอนจางลู่เสียนซีห่าวและฉินซีทั้งสองตอนนี้กำลังจ้องคนที่นอนหลับอยู่ ใบหน้าของฟางเซียนที่มีวิญญาณของเหมยเข้าไปอยู่ ทำไมนางในตอนนี้ดูหน้ามองยิ่งกว่า ฟางเซียนเสียอีก“จะปลุกหรือไม่”“ปล่อยให้นางพักเถอะ นางคงเหนื่อยจริง ๆ”ฉินซีพูดจบก็นั่งลงบนเตียงก่อนจะใช่มือลูบหัวลู่เสียนก่อนจะเผลอยิ้มออกมาอย่างเอ็นดู“นางไม่ใช่ฟางเซียน ของเจ้า”“ข้ารู้...”“หญิงชั่วอย่างนางชั่งทำให้ลุ่มหลงง่ายนัก” ซีห่าว“เป็นเจ้าเองที่ตามดูนางจนเกิดลุ่มหลงในตัวนางไม่ใช่หรือไง” ฉินซี“.........”นั่นสิ ทำไมเป็นเขาเองที่ลุ่มหลงในตัวนาง“กลายเป็นว่าข้ากับเจ้ามานั่งเฝ้านางหลับ แทนที่จะได้เสพสม” ซีห่าว“พานางกลับไปด้วยดีหรือไม่” ฉินซี“หากนางไปแล้วผู้ใดเล่าจะอยู่แก้ใคร คำสาปของเจ้ากัน” ซีห่าวงืมมมมลู่เสียนที่นอนส่งเสียงออกมาอย่างรำคาญใจ เพราะเสียงเทพสององค์ที่พูดคุยรบกวนนาง“เหอะ เกรงว
last updateLast Updated : 2026-01-24
Read more
บทที่ 7 อยากได้ข้าก็เอาลูกมาแลกสิ
“หม่อมฉันขอความเป็นมาทั้งหมดที่ทำให้เหล่าองค์ชายให้กำเนิดบุตรไม่ได้เพคะ”ตำหนักที่พัก ลู่เสียนลู่เสียนอ่านตำราที่กงกงให้มาอย่างละเอียด เพื่อหาทางรักษาองค์ชายแต่ละพระองค์ ที่น่าแปลกก็คือบางพระองค์เจ้านั้นยังใช้การได้ดี แต่เวลาเสพสมกับชายากลับไม่สามารถหลั่งในตัวของชายาได้ ส่วนบางพระองค์กับบ้าทำแต่สงคราม จนไม่สนใจสตรี สตรีใจกล้าคนไหนปีนขึ้นเตียงรุ่งเช้าพบมาเป็นศพทุกคน“ให้ตายเถอะ มีคนพวกนี้อยู่บนโลกสินะ”“อาจารย์ดูท่านจะหงุดหงิดนะ”องค์ชายห้าที่ยืนมองลู่เสียนอยู่นานเอ่ยขึ้น“องค์ชาย.... ไม่ใช่เพราะท่านหรือเพคะ”“ข้าไม่ได้ตั้งใจ ใครจะคิดละว่าข้าจะเมาจนเห็นนางกำนัลเป็นเจ้า แล้วท่อนเอ็นข้ามันก็.... จนความแตกเช่นนี้”“ท่านจะบอกว่าไม่ได้ตั้งใจ???”“อาจารย์ เป็นข้าที่โดนรังแกนะ”องค์ชายห้าทำน้ำเสียงออดอ้อน ลู่เสียนได้แต่ส่ายหัวก่อนจะกลับมาสนใจหนังสือตรงหน้าต่อ“ท่านถามข้าก็ได้นะ”“เจ้ากลับไปได้แล้วข้าจะพักผ่อน”“ข้านอนด้วยไม่ได้หรือ”“ศิษย์รัก เกรงว่าจะเลยเวลาที่ตกลงกันแล้ว เจ้ากลับตำหนักเจ้าไปได้แล้ว ข้าจะพักผ่อน”“ข้ากำลังรู้สึกว่าข้าคิดผิด ที่เป็นศิษย์ท่าน”ลู่เสียนได้แต่หัวเราะในลำคอก่อนจ
last updateLast Updated : 2026-01-24
Read more
บทที่ 8 องค์ชายสี่ NC
“ตกลง ระหว่างนี้เจ้าไปพักตำหนักข้า”ตำหนักองค์ชายสี่“จำเป็นต้องนอนเตียงเดียวกับข้าหรือไง”“เพคะ”หลังจากที่มาถึงตำหนักลู่เสียนก็แจ้งว่าต้องการให้องค์ชายสี่อยู่กับนาง เวลากิน เวลานอน และต้องใช้เวลาอยู่กับนาง เหตุผลของลู่เสียนเพียงแค่อยากทำในสิ่งที่อาเฉินเคยบอกว่าอยากทำกับนางในชาติที่แล้วเท่านั้น“เจ้ายังไม่ออกเรือน แบบนี้จะเสียหาย”“ข้าไม่คิดออกเรือน”องค์ชายสี่ที่อยู่บนเตียงมองลู่เสียนที่ใส่เพียงเสื้อตัวบางกำลังขึ้นมานอนบนเตียงข้าง ๆ เขาได้แต่เผลอกลืนน้ำลาย“เจ้าไม่กลัวข้า....”“ท่านนั่นแหละจงระวังข้าไว้ ข้าไม่ใช่สตรีจำพวกให้ผู้อื่นปลุกปล้ำ แต่เป็นสตรีที่ปลุกปล้ำผู้อื่นมากกว่า....”ลู่เสียนพูดจบก็ล้มตัวนอนข้างองค์ชายสี่ ก่อนจะถือวิสาสะใช้แขนขององค์ชายสี่เป็นหมอนพร้อมทั้งซุกเข้าที่อ้อมแขนกอดองค์ชายสี่ไว้“เจ้า...”“ทำไมพระองค์ถึงไม่อยากมีสตรีเคียงคู่...”“ข้าแค่ไม่ชอบ....พวกนางต่างเสแสร้ง ข้าไม่ต้องการให้ใครมาสงสารหรือเห็นใจ ข้าคือองค์ชายสี่ถึงข้าไม่อาจเดินได้แต่ข้าก็เก่งไม่แพ้องค์ชายองค์ใด เรื่องที่พวกเขาไม่รู้ข้าต่างรู้หมด”“สักวันท่านจะต้องมีสตรีเคียงคู่และมีเจ้าก้อนแป้งออกมานะเพคะ
last updateLast Updated : 2026-01-24
Read more
บทที่ 9 องค์ชายขี้น้อยใจ
“เจ้าแต่งให้ข้าดีหรือไม่”ลู่เสียนได้ยินประโยคนั้นได้แต่สงสัย การที่นางนอนกับพวกเขา มันจะทำให้เกิดความรักจนต้องแต่งงานได้ยังไง เป็นพวกเขาเองมากกว่าที่ลุ่มหลงในร่างกายนาง“ข้าไม่คิดออกเรือน”“แต่ข้าอยากแต่งเจ้า”องค์ชายสี่ตอบเสียงแข็ง ก่อนจะกระชับอ้อมกอดแน่น ความรู้สึกเหมือนนางจะตีตัวออกห่าง“องค์ชายสี่ ข้าขออะไรได้ไหมเพคะ”ลู่เสียนมีน้ำเสียงจริงจัง ก่อนจะลุกนั่งมององค์ชายสี่ที่ตอนนี้ รอฟังคำขอของนางอยู่“ข้าอยากให้ท่านเข้าใจ ระหว่างเรามันไม่ได้มีความรู้สึกมาเกี่ยวข้อง มีแค่ผลประโยชน์ ต่างคนต่างตอบแทนกัน ข้าให้ท่านเป็นอาเฉิงเพื่อตอบแทนข้าเลยรักษาท่าน ส่วนเรื่องนี้เป็นเพราะข้าเอง ข้าเลยอยากบอกว่าไม่อาจแต่งให้ท่านได้.....”“แล้ว.....เมื่อครู่เจ้าไม่รู้สึกว่ามันดีหรือไง”“สำหรับหม่อมฉันมันดีเพคะ แต่......”“เพราะน้องห้าใช่ไหม.....เจ้าจะแต่งให้น้องห้าใช่ไหม....แต่เจ้าเป็นของข้าแล้ว..หรือว่าเพราะเจ้าเป็นของน้องห้าเลยคิดว่าข้าจะรังเกียจเจ้า...”“องค์ชายเพคะ.......หม่อมฉันมิอาจมีแค่องค์ชายได้.....หม่อมฉันเป็นหญิงมักมากเพคะ...”ลู่เสียนเลือกที่จะบอกออกไป เพราะในสมัยนี้ผู้หญิงเช่นนางที่นอนกับบุ
last updateLast Updated : 2026-01-24
Read more
บทที่ 10 เหตุเกิดบนรถม้า NC
“งั้นเจ้าก็ลงโทษอาจารย์ของเจ้าเถิด....ในเมื่อชอบหน้าอกอาจารย์ก็ใช้มันระบายท่อนเอ็นของเจ้าจนพอใจเถิด สิ่งนี้แม้แต่องค์ชายสี่ก็ไม่เคยทำ.....”“ข้าทำได้ทุกอย่างเลยจริง ๆ หรอ ท่านอาจารย์ทำให้ข้าไม่ได้หรือ กับพี่สี่ท่านยัง....”“งั้นเจ้าก็นั่งเฉย ๆ”ลู่เสียนลงไปนั่งคุกเข่าตรงหน้าองค์ชายหน้า ก่อนจะค่อย ๆ แหวกคอเสื้อของนางออก จนทำให้เห็นหน้าอกคู่งามทั้งสอง ด้านองค์ชายห้าเอง ก็งัดท่อนเอ็นขึ้นมา ทำให้ตอนนี้ท่อนเอ็นตั้งโด่อยู่ตรงหน้าลู่เสียน“อาจารย์ได้โปรด”องค์ชายห้าจับท่อนเอ็นถูริมฝีปากลู่เสียนไปมา“ปากนี้ใช่ไหมที่ท่านใช้กับพี่สี่ จงใช้มันกับข้า...”ลู่เสียนมองท่อนเอ็นขององค์ชายห้า ก่อนจะกลืนน้ำลายลงคออย่างยากลำบาก ทันทีที่ลู่เสียนอ้าปาก องค์ชายห้าก็ดันท่อนเอ็นเข้าไปในปากของนางทันที ดันเข้าออก สอง สาม ทีก่อนจะชักท่อนเอ็นออกมา ตอนนี้น้ำลายจากปากลู่เสียนเองก็ยืดติดกับปลายลำ องค์ชายห้าจับท่อนเอ็นถูไปที่แก้มทั้งสองข้าง ก่อนจะลากมาบริเวณลำคอ ก่อนจะจ่อลำไปที่ร่องนมของลู่เสียน“ท่านอาจารย์ในตอนนี้น่ามองยิ่งนัก”“มาเถิด อกคู่งามของข้าพร้อมรับการลงโทษจากเจ้าแล้ว”ลู่เสียนยิ้มหวาน ก่อนจะบีบกระชับอกให้
last updateLast Updated : 2026-01-24
Read more
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status