Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LORO

LORO

Lir ilir, lir ilir Tandure wis sumilir Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore Mumpung padhang rembulane Mumpung jembar kalangane
104.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Di bawahnya kalimat singkat: “Baca bukan sebagai botani. Baca sebagai geografi.” Aku berpindah ke 02_kunci_ritme.txt. Isinya lebih ringkas: “3-2 adalah masuk. 2-3 adalah keluar. 3-2-1 adalah bahaya. 1-2-3 adalah pulang.” Aku merasakan bulu kuduk berdiri. Ketukan pintu tadi. Tiga dua. Masuk.
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Terlalu bodoh untuk diriku menahan berat jutaan rindu apalagi menahan egoku.. Maafkanlah sikapku lupakanlah salahku..” Ridwan bernyanyi mengikuti lagu. Lili lalu terbangun, disusul oleh Rianti kemudian Riris. “Takkan ku biarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Tuan Egois Dan Putri Kertas

Tuan Egois Dan Putri Kertas

“Kita… A2… Tak ‘kan menyerah dan lari Kita ‘kan menang dan jadi juara Bersiaplah menyambut kami Menarilah karena kita juara Bernyanyilah karena kita bersama Bersyukurlah untuk hidup yang baru Kita semua bersatu A2… A2… Yoo let’s go! A2… A2… Yoo let’s go!”
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Masih tersisa beberapa hari menjelang pensi dan sekaligus pesta perpisahan anak kelas 3. Gilang menatap teman-temannya di ruang studio band milik Lisa. Hampir semuanya merasa sepakat dengan ucapan Lisa barusan. Gilang mengecek materi lagunya yang kedua. Lagu kedua yang direncanakan oleh mereka adalah My Sacrifice dari Creed, namun jelas itu tak cocok dengan tipe suara Matari. Si kembar hanya berbisik-bisik di dekat Reza, drummer dari kelas mereka.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Love You Aleea

Love You Aleea

Meskipun tadi lidah keseleo saat pengucapan bahasa Hindi, tetapi setidaknya penampilan kali ini berhasil memukau. Lagu kedua dan ketiga dari penyanyi yang sama, meluncur sama keseleonya dengan yang pertama. Aku nyaris tertawa ketika melihat sang artis mendelik, karena sepertinya dia tahu kalau aku salah menyebut kata berbahasa rumit tersebut. "Akhirnya, selesai," lirihku saat lagu ketiga tuntas diperdengarkan. "Kamu banyak salah tadi," sahut Linda sambil menyandarkan tubuh ke dinding ruang istirahat karyawan yang ada di lantai dua.
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Jari telunjuknya menunjuk ke arahku lantas menghitung. Sekar, "One, two, three, one, two, three, drink. One, two, three, one, two, three, drink. One, two, three, one, two, three, drink. Throw em back, till I lose count ..." Oh no! Don't you dare, Sekar! Bagian refrain selanjutnya ini bakal membunuhmu. Stop right now, plea ... Sekar, "Iii...'m gonna swiii...ng from the chandeliii...er, from the chandeliii...er ..."
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

"Hahaha.... Iya Dit, iya. Sans ...." "Follower instagramnya udah lebih dari dua juta nih lo liat!" Reyhan mengambil ponselnya yang tergelak di atas meja, menekan-nekannya sebentar dan memperlihatkan layarnya kepadaku. Sudah centang biru! Satu fakta yang menarik perhatianku. "Lo... bisa nyanyi, Bang?" Tanyaku hati-hati Satria tersedak mendengar pertanyaanku. Apa yang salah?
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

Hatinya mulai bergetar saat mendengar suara petikan gitar. Intro C Em Dm G C Di saat kita bersama E7 Dm Di waktu kita tertawa, menangis G C F G Merenung oleh cinta C Kau coba hapuskan rasa E7 Rasa dimana kau melayang Dm G C Jauh dari jiwaku juga mimpiku Dm Biarlah biarlah C Hariku dan harimu Em B6 Terbelenggu satu
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

"Miri sedang menunggumu di pusat The Loom. Dia sudah mulai menyanyikan lagu untuk seluruh dunia." Lilia jatuh terduduk, napasnya tersengal karena kejutan listrik dan beban mental yang luar biasa. Ia melihat ke arah pintu yang ditunjuk ayahnya, merasakan sebuah tarikan frekuensi yang sangat kuat dari arah sana—frekuensi Gema Ketiga yang kini telah berubah menjadi gelap. Miri tidak lagi menangis; ia sedang memancarkan gelombang kesadaran yang mulai merembes ke dalam setiap tabung Juan di ruangan itu.
436 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai 2 3 lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status