Racun Mertua
"Iya, Pak. Sore ini bisa langsung kami tempati, Pak?"
"Bisa. Sorenya jam berapa?"
Aku melirik jam di dinding, "Sekitar jam lima."
"Wah apa tidak buru-buru sekali, ini sudah jam dua loh."
"Kami tidak punya barang apapun, Pak. Hanya membawa diri saja," jelasku.
"Oh, baiklah akan saya kabari ke yang punya rumah ya, alamatnya saya kirim ke whatsappmu nanti."
"Ya, Pak. Terimakasih banyak."
Bab Populer