Solomon Legacy
“Wow…kau harus takut. Kalau mereka tahu kau ada di situ, itu bisa jadi sangat berbahaya.”
“Aku berhasil bersembunyi Bang. Mungkin aku tidak ketahuan karena Langit datang. Aku tidak bisa lupa bang. Auranya, pekat sekali. Merah menyala nyala, seperti melihat darah yang berkobar. Bahkan dengan auranya saja dia bisa memukul mundur beberapa anjing jin.” Tarun mendesah, “Dan kini aku tidak tahu lagi sebenarnya ada apa ini.” Ucap Tarun, lalu duduk. “Tiba-tiba, Langit menyebut nama Hazal. Raja Hazal. Para anjing-anjing itu ketakutan. Mereka besar sekali—sebesar kerbau—bulunya seperti kobaran api. Mereka ketakutan pada Langit. Aku, sungguh tidak bisa membayangkan sebesar apa kekuatan langit sampai bi
Bab Populer