Thirty Days
Nohan mendesis marah ketika Ren sudah berdiri tepat di hadapannya.
"Aku membencimu, Nohan!" tepat setelah kalimat itu meluncur dari mulut Ren, satu pukulan mendarat di wajah Nohan.
Bughhh...
Tonjokkan yang tepat mengenai pipi kanan Nohan, membuat sudut bibir kanannya robek dan mengeluarkan darah, bahkan Nohan kini bisa merasakan asin dan anyir darah di mulutnya.
"Entah mengapa aku membencimu, aku benci orang yang lemah, Nohan! Aku membenci orang-orang sepertimu!" suara Ren terdengar lagi, dan kali ini tanpa pernah Nohan duga.
Hot Chapters