Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Kuli

Menantu Kuli

Bab XLIV : Sia-sia yang Beruntung Willy berdiri tepat di depan gerbang kampus Delia, memandang arlojinya dengan perasaan bangga. Jarum panjang tepat berada di angka dua belas, sementara jarum pendek menunjukkan angka lima. Ia berhasil! Dengan napas yang masih sedikit tersengal setelah perjalanan yang cukup menegangkan, ia dalam hati bersorak kegirangan.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Garis merah makin panjang. Naya menatap jam: 17.12. Tiga jam lima puluh delapan menit menuju pukul delapan. Mampukah ia menukar enam bulan hidupnya demi menambal dua suku kata yang salah? Atau justru dua suku kata itu akan menukar seluruh hidupnya?
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Mengejar Hati Cewek Dingin

Mengejar Hati Cewek Dingin

"Lo cukup diem, janji lo masih tetap sama, cuman poles dikit." ☁☁☁ Waktu menunjukan pukul 19.00. Satu jam lagi sebelum acara pembukaan, para panitia serta yang akan tampil ikut merasa cemas dan tegang. Untuk anak kelas 10 ini pertama kalinya bagi mereka, kalau anak kelas 11, mereka sudah melihat HUT Dharma tahun lalu, jadi bisa terlihat gambarannya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Waktu terasa mengalir lambat, nyaman, seperti mobil itu terparkir di luar hitungan dunia. Di balik ketenangannya, Mareeq menghitung detik dengan sabar. Beberapa menit menjelang tengah malam, ia menurunkan volume musik. Suasana menjadi lebih hening, hanya tersisa desir angin di luar dan suara napas mereka yang seirama. Naomi menoleh, sedikit heran. “Kenapa dimatikan?” tanyanya. Mareeq tersenyum tipis, tatapannya jatuh pada jam di dashboard menunjukkan pukul 23:59. “Tunggu sebentar,” katanya pelan.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

Beruntung, jumlah lilin di dalam situ cukup melimpah. Elora tidak bisa tenang saja malam ini. Dia berulang kali menengok ke jam dinding, memastikan jam berapa sekarang. "Sebelas ... Sekarang jam sebelas," gumamnya lirih sembari menyibakkan tirai jendela, lalu melihat keluar sana. Langit masih dipenuhi gumpalan awan mendung. Suasana masih gelap gulita. Sangat menakutkan. Semua ini mengerikan.
9.79.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

gerutunya. “Namanya juga bulan Oktober. Orang jawa bilang Oktober itu notok-notoke sumber!” celetuk suara di sebelahnya. Iskha langsung menoleh dan mendapatkan Faiz sedang berdiri dengan tangan melipat. Wajah Iskha tak menunjukkan ekspresi. Dia bergerak mundur untuk menunggu angkot yang lain daripada berebut masuk seperti itu. Saat angkot telah penuh, beberapa murid yang tak kebagian pun terpaksa menunggu angkot berikutnya. Halte itu masih penuh dengan para pelajar.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

tanya suara di seberang sana. Qeyzia sontak mencari keberadaaan benda itu di sepanjang dinding ruangannya. Dan ia menemukannya. ”Ada, Pak.” “Sudah jam berapa sekarang?” ”Jam sebelas, Pak.” ”Kalau jam sebelas itu artinya apa? Masih pagi atau siang?” ”Siang, Pak.” “Tadi kamu sapa saya gimana?” Qey berpikir sesaat sebelum menjawab pertanyaan Ryan. “Selamat pagi, Pak. Maaf tadi saya salah.”
920.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 749 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Istri Muda Pilihan Langit

Istri Muda Pilihan Langit

jelas Langit. Syukurlah, berarti Ibu baik-baik saja. Dan tunggu, mengapa Langit semakin merapat? Kinan sudah paham kode. Dilihatnya jam dinding yang tergantung tepat di pandangan lurusnya. Pukul sebelas lewat lima belas malam dan malam semakin dingin. "Kode kan nih? Kode kan?"
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Dibenci Suami, Dicintai Sahabatnya

Dibenci Suami, Dicintai Sahabatnya

imbuhnya lagi sembari melirik Dina melalui sudut matanya. ​Pandangan Dina beralih ke jam dinding. Jarum pendek hampir menyentuh angka sebelas. "Oh, benar juga. Kamu bisa pulang sekarang kalau memang takut terlalu malam di jalan," sahut Dina polos.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Baca
+Pustaka
Lord Harrington, Jangan Dekat-dekat!

Lord Harrington, Jangan Dekat-dekat!

Mata abu-abu yang menatapnya dengan intensitas yang membuat lututnya lemas. “Jam malam pukul sepuluh. Kau datang pukul sebelas lewat. Lewat pintu samping yang bahkan mahasiswa tahun ketiga jarang tahu.” Ia melipat tangannya di dada. “Apa berikutnya, Sterling? Kau akan melompat dari menara lonceng untuk membuktikan kau bisa terbang?” “Aku tidak—”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai a quarter to eleven artinya
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Luna Maji
Hai kakak kakak Luna disini. Makasih banyak buat yang setia menemani Rosemary sampai sejauh ini 🤍 Senang banget bisa berbagi cerita sama kakak. Kalau berkenan, Luna juga punya cerita baru berjudul Nona Hart, Tuan Earl Tak Mau Kau Pergi. Semoga kakak mau kenalan juga dengan mereka (⁠~⁠‾⁠▿⁠‾⁠)⁠~
Ryani
maaf thor. sempet negatif thinking.. hehe. . kebiasaan sblm baca sinopsisnya, liat gambarnya dl, tk kirain ini laki sm laki.. hehehe... masuk pustakan dl ya thor... baca kalau sdh bnyak bab nya... sering tdk sabar kl msh ongoing hrus nunggu update babnya
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status