Cinta Pertama Mas Ali
“Mas, aku tahu ketemu orang dari masa lalu itu nggak gampang. Tapi aku percaya, kalau Tuhan kasih aku kesempatan buat ada di sini … berarti aku memang harus ada di samping Mas sekarang. Bukan dia.”
Kata-kata itu menohok jantung Biantara. Ia memandang Aisyah lama, dalam, seakan mencoba menemukan jawaban di balik mata teduhnya.
Aisyah tersenyum tipis, lalu membuka pintu. Sebelum benar-benar keluar, ia menambahkan pelan, “Jangan biarkan bayangan masa lalu bikin Mas kehilangan arah. Aku percaya Mas lebih kuat dari itu.”