Gemintang
ujar Deva, membimbing anak sambungnya dan istrinya untuk masuk, menuju taman belakang.
“Maaf ya, Om. Papa nggak bisa datang, bentrok sama kerjaan soalnya,”
“Om paham, by the way welcome to Adara’s party. Enjoy ya,” Deva tersenyum dan meninggalkan Jivan juga Jana, lelaki tersebut langsung bergabung dengan kolega bisnisnya.
“Adara mana, Ma?” netra Jivan mencari keberadaan adik perempuannya itu.
Hot Chapters