Mahar Sepuluh Ribu
"Aku tidak tahu Bu, kami sudah lama tidak bertemu. Ibu bisa tanyakan langsung kalau bertemu dengannya,"
"Assalamualaikum, Aisha, sudah siap?"
"Wa'alaikumsalam, tan, sudah dong. Ayok, ibu aku pergi dulu,"
Aisha meraih tangan Bu Wiranti mencium dengan takzim.
"Hati-hati nak,"
"Iya, Bu,"
Marini melihat ke arah Bu Winarti sebelum menghidupkan kendaraan, berlahan meninggalkan pekarangan rumah sederhana milik Aisha.
Hot Chapters