Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan
ucap Jessica lagi dan lagi memerintah Rana yang terdiam lagi, "Rana, dengar enggak?"
"Berani bayar berapa kamu perintah saya begitu?" tukas Rana tanpa menunjukkan ekspresi apapun, bahkan air matanya seolah masuk lagi dan tidak menunjukkan tanda keberadaannya.
Lagi dan lagi, Rana berhasil menguatkan hati dan pikiran, Rana berhasil membisukan hati dan pikirannya, dan Rana berhasil meneguhkan segala yang hampir runtuh hanya karena untaian kata dalam kalimat yang hampa dan bodoh, "sudahlah, aku mau istirahat," pungkas Rana kembali melangkah meninggalkan keluarganya yang justru membisu dan mematung, diam yang Rana tahu bahwa mereka tidak memahami keadaan kini, begitu juga dirinya yang terdiam dan
Chapitres populaires