Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Pengantin Kecil Tuan Xavier

Pengantin Kecil Tuan Xavier

Apalagi Samudera begitu mirip dengannya. “Ya sudah, Al mau kembali ke kamar. Mau istirahat dulu.” Tanpa menunggu jawaban para ayahnya, ia pun segera berlalu. Arshaka menggelengkan kepalanya. “Perasaan dulu aku tidak kaku seperti itu,” gumam Arshaka yang masih bisa di dengar oleh yang lainnya. Abrian tertawa begitu mendengar gumaman Arshaka. “Ya memang kau tidak kaku, Kak. Tapi apakah kau lupa jika adikmu itu kaku,datar dan dinginnya seperti apa?”
9.854.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 1.3K fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
PUDING JELLY

PUDING JELLY

Kalaupun ada sesuatu dulu di antara kami, semua itu sudah menjadi masa lalu. "Emang nggak boleh ya main ke rumah mantan pacar? Dulu kayaknya kamu seneng banget deh tiap aku dateng. Sekarang kenapa sih? Takut?" Pak Aksara mendekat ke arahku. Beliau masih memasang senyum di wajahnya. Kali ini senyumnya seperti senyuman khas lelaki buaya. Dasar! Lelaki kalau sudah punya hobi playboy ya begini ini. Udah punya dua istri yang cantik, masih aja nyari gadis muda sepertiku. Gila memang.
5.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 108 fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Hasrat Terlarang Kakak Ipar

Hasrat Terlarang Kakak Ipar

“Coba, Yu. Rasanya masih sama kayak dulu.” Ayu membuka mulut pelan, membiarkan Ari menyuapinya. Saat nasi goreng itu menyentuh lidah, hatinya ikut bergetar. Rasanya sederhana, tapi hangat, persis seperti dulu, saat cintanya pada Ari masih segar, masih murni, dan belum ternodai oleh keadaan. Ayu menatap Ari dengan mata berkaca. “Mas, kenapa rasanya seperti kita kembali ke masa lalu?”
107.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 205 fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Ia menatap meja dengan kosong, seperti melihat sesuatu yang tak lagi bisa dirasai. “Itu dulu,” katanya lirih. “Kita memang punya banyak hal manis dulu. Tapi sekarang sudah berbeda.” “Aku tahu. Tapi... apa salahnya mencoba membawa sedikit dari masa lalu? Dulu kita bisa tertawa hanya dengan makan mi instan.” Tari menghela napas. “Masalahnya, aku bukan aku yang dulu... dan kamu juga bukan kamu yang dulu.”
1011.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 256 fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Mas Duda itu Mantan Kekasihku

Mas Duda itu Mantan Kekasihku

“Gak mau.” “Dulu mau aja kok,” selorohnya membuat aku berdecak memukul pelan lengannya. Ia mengaduh kesakitan, namun tetap tertawa. Aku benar-benar jengkel karena ucapannya kembali mengingatkan masa-masa indah dulu. “Itu kan dulu....” “Masa lalu ya? Tapi gak apa-apa, Ta. Sesekali diingat biar...”
105.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 164 fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

"Udahan yuk jadi pengecutnya. Gentle lagi yuk? Arkananta yang aku kenal dulu, orangnya gentle lho. Enggak gengsian kaya gini." "Diem deh." "Ar." "Apa sih?" "Mau aku ruqyah enggak?"
9.730.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.2K fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Lahir Kembali Kemasa Aku Harus Membalas Cintanya

Lahir Kembali Kemasa Aku Harus Membalas Cintanya

Aku benar-benar terlahir kembali! Karena Tuhan telah memberiku kesempatan lagi, aku akan menjalani kehidupan yang lebih indah dalam hidup ini tanpa penyesalan. Terlebih lagi, dia tidak bisa merindukan Jessie lagi! "Ethan, apa kau sudah gila?" Jessie muncul dalam pandangan, wajahnya yang kecil memerah, memelototinya dengan merendahkan. "Hai, Jessie!" Ethan menyeringai. Jessie tercengang, "Apa-apaan, omong kosong apa yang kamu bicarakan?"
104.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 162 fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

tanyaku, suaraku bergetar. “Aku siap. Aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membuat semuanya menjadi baik. Aku ingin kita kembali seperti dulu,” jawabnya, suara penuh keyakinan. Aku terdiam, merenungkan semua yang telah terjadi.
1.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 55 fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Diceraikan Karena Mandul, Anak Jeniusku Bikin CEO Berlutut

Diceraikan Karena Mandul, Anak Jeniusku Bikin CEO Berlutut

"Aku juga nggak minta kita kembali seperti dulu." Amara menundukkan kepala. Arka melanjutkan ucapannya. "Aku cuma ingin mulai memperbaiki semuanya," ujar Arka pelan sambil tersenyum tipis, matanya masih berkaca-kaca. "Kalau memang masih ada kesempatan." Amara menutup matanya beberapa detik. Tangannya menggenggam erat ujung selimut. "Aku..." ucap Amara lirih, tetapi kata-katanya kembali terhenti.
101.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 34 fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Mbak Arsitek Perancang Cinta

Mbak Arsitek Perancang Cinta

tanya Kak Mahe. “Iya. Huuft, pasti mereka senang dan melupakan aku.” Aku mengerucutkan bibir, perasaan tersisih dan tidak diikutkan lagi dengan keseruan mereka. Kak Mahe tersenyum melihat ekspresiku. Kemudian dia meraih tanganku yang asik berkutat dengan jemari ini. Dengan memberikan tatapan mesra dia berucap, “Litu, aku ingin kita seperti Bapak dan Ibu di Jogja. Bersama dan mesra sampai di usia senja. Kamu mau, kan?”
1091.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.8K fois en tant que aku masih seperti dulu
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status