Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

ujar Bara ----------------------------------
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
Dibalik Diamnya Istri Ternyata ....

Dibalik Diamnya Istri Ternyata ....

"Papa jamin kamu tidak akan lumpuh! Kamu tenang dulu." "Tenang bagaimana? Jelas aku tidak bisa merasakan kakiku. Haish! Kalau aku cacat, apa masih ada wanita tulus yang mau menerimaku? Atau mereka mendekatiku hanya karena harta dan tahta saja? Pasti akan banyak wanita yang memanfaatkanku nanti! Akh!" Bara mengaduh terus. Alya tidak merasa jika kalimat itu mendeskripsikannya, tapi dia takut kalau Bara melakukannya. 'Mas, apa kamu ragu padaku?' batinnya.
10119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Membara

Bara Dendam Membara

“Dia hanya tamu. Orang kaya yang kebetulan lewat.” Meskipun, perasaan tersebut enggan pergi. “Mengapa kau melamun?!” ucap Gu Qiang tiba-tiba muncul dari pintu belakang rumah dengan raut wajah muram. “Ma, maaf, Tuan.” jawab Wang Na tersentak. “Bekerja dengan benar!” Gu Qiang melirik kolam, lalu berjalan pergi. “Aku tidak suka kelalaian.”
512 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

Nilam merona malu, sedangkan Bara memerah marah. Dasar teman-teman tidak berguna! Makinya dalam hati. ***
8.617.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** Ketika akad nikah telah diucap, menandakan bahwa seorang lelaki dan perempuan telah menemukan sigaraning nyawa atau lebih sering disebut garwa. Maka, saat itu juga baik suami ataupun istri harus bisa menerima dengan segenap rasa syukur bagaimanapun sosok dan kondisi pasangannya. Tidak layak bagi keduanya saling mencela dan mencari-cari kesalahan pasangan karena keduanya adalah satu kesatuan yang utuh sebagai belahan jiwa.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
100 Langkah Melupakan Kisah Kita

100 Langkah Melupakan Kisah Kita

ujar Alena yang kemudian ditanggapi Bara dengan ekspresi cemberut. “Padahal bagus loh kalau wajahku penuh selayar kamu. Jadinya kamu cuma bisa lihat aku,” ucap Bara, tapi tetap menuruti permintaan Alena. “Coba tebak aku di mana dan lagi sama siapa? Nanti kalau jawabannya benar, aku kasih hadiah.” “Benar, ya? Awas kalau bohong, aku nggak mau kontak sama kamu lagi.”
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
Gadis 200 juta

Gadis 200 juta

Perintah Bara. " Keterlaluan memang gadis tak beradab itu! Sudah merasakan dinginnya lantai penjara masih juga tidak kapok menganiaya adiknya!" Bara berkata geram setelah mematikan handphonenya. Ya, selama ini Bara memang diam-diam mengamati gerak-gerik Alana. Dia tahu kalau gadis itu sekarang berhijab.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Telepon mama dulu. Suruh pulang.” “Lang. Muuu lang.” Alah mboh lah. Maha suka pening sendiri menyoal omongan Bara yang cuma di pahami planet bayi. Namun itulah unsur kelebihan yang Bara miliki. Menarik semua orang ingin mencuil pipinya atau mengecup pipinya yang gembul. “Muuu ngen. Lang muuu.” Translete: Mama kangen. Pulang mama. Yang lekas Maha imbuhi dengan, “Bara bilang mau papa. Dan aku mau ngelamar kamu.”
1.518.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
Mama Untuk Aliza

Mama Untuk Aliza

tanya Pak Aldi. “Iya, Pak.” “Langsung pulang ya, Pak,” ucap Sinta lagi. “Baik, Bu,” jawab Pak Aldi. Mobil mewah berwarna silver itu akhirnya keluar dari area parkir supermarket dan melaju membelah jalanan di siang hari. Pak Aldi tetap fokus pada kemudinya dan menatap jalanan yang memang lumayan lenggang kali ini. “Oma, Aliza ngantuk,” keluh Aliza sembari menguap.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai al-wala wal bara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status