Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI BAYANGAN TUAN CEO

ISTRI BAYANGAN TUAN CEO

jawabku setelah melepaskan topi dan masker, lalu meletakkan di atas meja beralas kaca tebal. "Wah, kamu ternyata! Abang kirain siapa?" seru Bang Baim sambil terkekeh kecil. Aku mengedikkan bahu acuh tak acuh. Kemudian, laki-laki yang memiliki cambang tipis itu melangkah menuju meja panjang yang di atasnya terdapat mesin penggiling kopi dan cangkir kopi berbahan keramik. Aroma kopi menyeruak saat dia berhasil menggiling biji kopi dan menyeduhnya dengan air panas.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Belajar pada barista profesional, bertekad menguasai hal kecil ini agar dia memperhatikanku. Gerakan-gerakan yang familier terasa menenangkan. Menimbang biji kopi, mengatur tingkat gilingan, menghitung waktu ekstraksi dengan tepat. Mesin itu mendengkur di tanganku seperti kucing mahal. "Wow," ucap Nanda saat kuulurkan kapucino yang sempurna, busanya dihias pola daun yang rumit. "Cuma hobi." Aku sibuk membuat cangkir kedua, menghindari tatapannya yang terlalu jeli.
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
MARCO-POLO

MARCO-POLO

sambung Irina saat Robin dan lainnya sibuk menyiapkan makan malam dari alat memasak yang menggunakan listrik. "Oke," jawab Polo sembari meletakkan cangkir berisi serbuk kopi yang diseduh air panas ke sebuah alat berbentuk bundar seperti mesin blender ukuran kecil. Alat berwarna hitam tersebut bisa mengaduk secara otomatis di bagian bawah gelas seperti mengaduk menggunakan sendok.
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Seketika juga dirinya mendoakan untuk keluarganya, karirnya dan seseorang yang saat ini bisa menjadi tambatan hatinya. Setelah selesai adzan subuh dirinya membersihkan rumahnya dengan menyalakan alat pembersih otomatis yang seperti robot dengan nama mira itu. Dirinya langsung bergegas membuat sarapan untuknya sambil membuatku kopi yang diolah sedemikian rupa. Ya itulah hobinya membuat racikan kopi yang lezat dengan alat-alat yang diimpor langsung dari italia.
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 701 kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

"Tidak apa - apa nak. Tunggu ya, Arthur temani dulu Jason." "Ayo, paman akan mengajarimu membuat kopi yang enak." Paman membawaku kedapur, ada set alat pembuat kopi di meja makan. "Ini hadiah dari Carol, mudah sekali menggunakannya." Paman mengisi tabung dengan segenggam biji kopi, lalu menyalakan mesinnya. Mesin penghalus berputar senyap, paman meletakan cangkir kecil dan paper filter di bawah nya. Tak lama keluarlah cairan kopi pekat.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
Pesona Liar Suamiku

Pesona Liar Suamiku

"Ok, kita ke sana kalau begitu." Sesampainya di toko yang Aletta maksud tadi, Aletta mulai memilah cangkir hingga alat membuat kopi yang memiliki desain unik dan penuh warna itu, hingga salah satunya menarik perhatiannya, "Sepertinya suster Mary akan menyukai ini," gumamnya. "Ya, itu bagus. Ambil yang itu saja." "Tapi yang ini juga bagus, aku jadi bingung," desah Aletta sambil menunjuk satu set alat pembuat kopi lainnya.
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Sebenarnya banyak, tapi semua pertanyaannya akan terlalu menyinggung. “Rasanya berbeda, dari yang aku beli kemarin.” Ed kembali menghirup kopi yang tadi dibawa Rub. Setelah lebih tenang, akhirnya bisa merasakan perbedaan. “Oh, ya. Aku membuatnya di dapur dengan cara manual. Aku hanya punya mesin skala besar.” Ruby menunjuk mesin di belakang counter yang tentu dalam keadaan mati. Rugi rasanya menghidupkan mesin sebesar itu hanya untuk secangkir kopi.
1077.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai alat pembuat kopi manual
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Ernhy Ahza II
yg pling ku suka itu saat Asher mlah menuduh ruby dan trnyata dia slah orng krna blum tau ruby memiliki kembran ... pas tau klu orng yg dia kata"in trnyata slah orng kicep deh tuh si Asher ... Bgtu pun dngan Liz dia nggak tau klu Asher itu tamu ed ... Seru dan bkin ngikik baca mreka sprti tkus & kucing
ENY YULIKA
Kalo tentang ide cerita setiap novel pasti memiliki keunikan tersendiri. Tapi tentang kekuatan bahasa novel ini adalah yang terbaik yang pernah saya baca. Author jelas memiliki kecerdasan tingkat tinggi yang tidak bisa saya bayangkan dari mana dia mendapatkannya. Satu kata "terima kasih"... .........
Baca Semua Ulasan
Searching a Commoner Husband (Mencari Seorang Suami Jelata)

Searching a Commoner Husband (Mencari Seorang Suami Jelata)

Hingga tibalah ia pada mesin kopi yang ada di dapur mini, yang terletak di antara kantornya dan kantor direktur utama, lalu melihat-lihat. Selama ini Eizel tidak pernah membuat kopinya sendiri. Ia selalu membelinya di kafe dan selama di kantor, Via-lah yang membuatkan untuknya. Jika membuat sendiri maka kopi yang bisa dibuatnya adalah kopi instan. Jadi bila sekarang ia diperhadapkan dengan mesin kopi, ia akan menjadi manusia kuno yang hanya dapat melihat, menekan tombol sembarangan dan menggoncangkan benda tersebut. Hingga sepasang tangan terulur dan membantunya membuat kopi.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
Dihamili CEO Koma

Dihamili CEO Koma

Oleh sebab itu, dia hanya bisa membuat kopi dengan pasrah. Kopi yang diminum Zayden tentu saja berbeda dengan karyawan biasa. Semuanya adalah bubuk kopi yang digiling sendiri. Kafe tempat Audrey bekerja dulunya juga tidak memiliki peralatan secanggih ini. Meskipun begitu, Audrey pernah melihat Caleb menggunakannya beberapa kali. Waktu itu, dia mempelajarinya karena merasa penasaran. Tidak disangka, sekarang hal itu menjadi berguna.
9.340.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 856 kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

"Benar, Pak. Kita punya tim khusus yang mengatur ini semua. Untuk produk kopi ini, kita pakai metode oven manual supaya aroma aslinya tetap terjaga.” Nara ikut mengangguk-angguk sok paham. “Pantes aromanya beda, ya. Kalau yang keringnya pakai mesin industri, biasanya wangi khasnya hilang." Marvel menatapnya dengan ekspresi datar. "Tau dari mana kamu? Kek ngerti aja." "Tiktok, Pak."
10925 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai alat pembuat kopi manual
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status