Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Hati Cewek Dingin

Mengejar Hati Cewek Dingin

Lea menarik napas dalam, ia harus berdempetan dengan fans alay El karena takut Ralika akan memarahinya kalau tadi Lea berbohong. Suara musik mengalun. Tatapan El tak kunjung beralih, menatap punggung cewek itu. Lagu Cant Take My Eyes Off You - Frankie Valli. You're just too good to be true. Can't take my eyes off you. You'd be like heaven to touch. I wanna hold you so much. At long last love has arrived. And I thank God I'm alive. You're just too good to be true.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
I Am Your Eyes

I Am Your Eyes

Akhirnya aku membiarkan air mataku mengalir deras membasahi pipi sebagai gantinya. Sebuah usapan lembut aku rasakan. Aku mengangkat kepala, mendapati Agatha ikut berjongkok di depanku. Tangannya masih setiap mengusap punggungku namun wajahnya datar. Agatha tidak mengucapkan apapun, ia hanya diam melihat aku yang menangis tanpa suara. Aku semakin terisak.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
The First and Only One

The First and Only One

"Semua terlihat dari matamu. Mungkin kau bisa membohongi orang lain dengan senyum dan tawamu, tapi tidak dengan matamu. Mata indah ini tidak bisa berbohong, dan aku bisa melihatnya. Kau kesepian, merindukan mereka yang kau sayangi, keluargamu." Untuk sesaat Andrea tertegun lagi. Semua yang dikatakan Dimas memanglah kebenarannya. Bagaimana hanya dengan melihat matanya Dimas tahu apa yang ia rasakan? Yang tidak semua orang bisa melihatnya. Mungkinkah yang ia lihat dalam tatapan Dimas saat ini juga sama seperti yang ia rasakan? "Dan Kakak juga merasakan yang sama seperti bukan? Kesepian dan kerinduan itu juga yang Kak Dimas rasakan," ujarnya seraya menggenggam tangan Dimas yang masih ada di pip
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Yang kini tak pernah didengarnya lagi. “Du du du du du du du du du Understand the things I say Don't turn away from me 'Cause I've spent half my life out there You wouldn't disagree Do you see me? Do you see? Do you like me? Do you like me standing there? Do you notice? Do you know? Do you see me? Do you see me? Does anyone care? Unhappiness Where's when I was young And we didn't give a damn 'Cause we were raised
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
Hug Me until I'm Okay

Hug Me until I'm Okay

Tiba-tiba dari belakang muncul Hani dan Sisil dengan menembakkan confetti ke arah Kana. “Happy 1st anniversary!” Ucap Hani dan Sisil. Kana tetap berdiam diri sambil meneteskan air mata, kemudian ia pun berlari pergi. “Tega ya kalian semua! Dan buat lo, Jo, bangsat!” Teriak Ghani kepada Jovi dan kemudian pergi mengejar Kana. “Rin, ini ada apa sebenernya?” Tanya Hani kepada Clarin.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
Another Eye

Another Eye

Tangannya tak berhenti gemetar ketika matanya bertemu pandang dengan iris merah yang baru saja terbang keluar, semerah anggur yang ia antarkan. "Ely," Seorang pelayan berparas dewasa memberikannya pandangan tajam. Baru saja ingin menegur sang bawahan, tuan muda yang tengah dipakaikan dasi itu memegang bahunya. Mengisyaratkannya untuk diam. Berdiri di hadapan pelayan baru yang diam ketakutan, sang tuan mengambil gelas anggur dari tangannya, mengalihkan perhatian gadis lemah itu ke dalam matanya.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
ONLY YOU

ONLY YOU

sapa Xiyi melambaikan tangannya dengan canggung. Ia berusaha mencairkan suasana di antara mereka, namun dengan sifat Wei yang dingin, ia menatap Meng Qi dengan tatapan sinis seakan percikan bola api keluar dari matanya, ia terdiam membeku menatap Wei dengan mata berlinang. "Wei.. Kenapa kamu disini?" tanya Meng Qi tersenyum tipis menyeka sebagian air mata yang tampak jatuh dengan tangan gemetar.
92.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
Choose Me!!

Choose Me!!

Ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. "Matanya indah banget. Kok, bisa matanya warna hijau begitu? Aku jadi berasa melihat Hrithik Roshan di depan mata," ujar Ayana antusias. Tapi, sedetik kemudian ekspresi Ayana berubah kebingungan. Ayana menggaruk kepalanya. "Tapi, kenapa tiba-tiba dia memelukku, ya?" Tak!!!
85.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

Aku tidak peduli. “Mengapa kau menatapku seperti itu?” tanyanya tidak senang dengan tatapan tajamku. “Mau kupukul lagi? Sampai menggelinding ke bawah?” “Silahkan.” Ia maju, ingin menyerangku lagi. Tangan kanannya sudah siap untuk diayunkan. Aku berusaha menghindari pukulan itu. Meleset, ya pukulannya meleset. Tubuhnya maju melewatiku beberapa langkah. Aku tahu, ia sudah menyiapkan tenaga sebegitu besarnya sehingga tak dapat mengendalikan tubuhnya sendiri.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
You're My Mirror

You're My Mirror

Ibu jarinya berhenti menggulir, dan beberapa lipatan kini muncul di dahinya. Di sisi lain, Rose memperhatikan bentangan langit cerah, telunjuknya yang semula asik menari di atas kaca jendela mendadak berhenti dan mematung di tempat, tatapannya terpaku pada benda yang asing di matanya yang melintasi langit menembus awan-awan. "Pangeran," panggil Rose tanpa menoleh. Bara tak menjawab, tampaknya lelaki itu masih sibuk ditenggelamkan oleh dunia maya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai all eyes on me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status