Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AIR MATA PERNIKAHAN

AIR MATA PERNIKAHAN

kata mama dengan meledek melirik Broto. Kami semua tertawa santai dan Broto menyuruh kami semua menyantap hidangan malam. Perempuan yang menggunakan kain batik itu membawa nasi goreng untuk kami semua. “Kalian cepet-cepet punya anak dong, supaya di rumah rame,” sindir mama dengan tersenyum kepada aku dan juga Mas Bara. “Ya semoga aja kami di beri momongan secepatnya ya, Bel,” kata Bara dengan melihatku.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as amato dan mara
Read
+Library
MARI KITA BERPISAH

MARI KITA BERPISAH

Bola mataku pasti sedang berbinar-binar menunggu jawaban Arav sekarang. “Gak ada obat atau vitamin penambah nafsu makan. Kuncinya ada di sini. Di kepalamu.” Dengan jemarinya yang hangat, Arav menoyor keningku. “Kira-kira scott emulsion itu ngaruh gak sih?” candaku. “Coba aja kalau penasaran.’ Aku tahu Arav juga sedang bercanda. Mana ada dokter yang nyuruh nyoba-nyoba. Aneh.
9.619.9K viewsOngoingAdded to Library 697 Times as amato dan mara
Read
+Library
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Aku tidak pernah meminta Mas Dimas untuk pergi di hari pernikahan. Tangan ini membuka aplikasi pengirim pesan berwarna hijau. Langsung saja yang kubuka adalah pesan dari Mas Dimas yang sudah lama kuabaikan. [Rin, tolong, Mas. Mas nggak mau nikah sama Zita. Mas mencintai kamu, Rindu.] Itu pesan pertama yang kuabaikan beberapa hari lalu. Tak hanya itu, banyak pesan lain yang ternyata Mas Dimas kirim.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as amato dan mara
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

' *** "Halo, Sayang!" Suara Ammar mengejutkan Marwa yang baru saja turun dari kamar. Ia terpelongo melihat suaminya sudah menunggu di meja makan. Sementara di sana sudah terhidang dua mangkuk bubur ayam lengkap dengan toping bawang goreng dan kerupuk.
5.713.4K viewsOngoingAdded to Library 495 Times as amato dan mara
Read
+Library
Istri Kesayangan Paman Presdir

Istri Kesayangan Paman Presdir

Apa ucapan Neon itu benar? "Bagaimana, Tuan? Apa kita ajak Pemilik MaRa untuk bekerja sama dengan kita?" tanya Randi kemudian, membuat Marvin tiba-tiba mendongak– menatapnya dengan sorot aneh. 'Desain dari MaRa butik, memiliki kesamaan dengan desain Nita dua tahun yang lalu. Hell! Siapa pemilik MaRa butik?' batin Marvin, terdiam sejenak dengan raut muka berpikir keras. Hingga tiba-tiba saja smirk mengerikan muncul di bibirnya. 'Cih, aku menemukanmu, Amore. Setelah ini, kupastikan kau tidak bisa lari dari jeratanku, Amore.'
1069.3K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as amato dan mara
Read
+Library
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

"Sudah katakan saja perempuan ini sakit apa, hingga bisa sekarat ini?" Sekarat? Kepala botak bapak kau. Apa dia menyumpahiku benar-benar sekarat. "Dia menderita penyakit maag. Untunglah, belum tingkat akut. Penderita ini tidak boleh melewatkan jam makan kerana dapat meningkatkan beban asam duodenum yang bisa memperburuk radang lambung. Karena lambung yang terluka bisa menyebabkan iritasi akibat cairan lambung pada mukosa lambung. Gejala yang ditimbulkannya adalah nyeri di bagian ulu hati."
1.7K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as amato dan mara
Read
+Library
Rumah Atmaja

Rumah Atmaja

Kenapa malah Mama yang merona? “Udah makan belum? Tadi Lily bikin soto Semarang. Mau nyicip enggak?” Aduh mamaku, ngapain ditawari sih? “Oh ya, Tante. Mau dong,” “Ya udah duduk gih! Ly, siapin buat Ricky sana!” Perintah Mama padaku. “Suruh ambil sendiri lah, Ma. Kan’ bias,” “Hush. Udah sana ambilin! Sekalian kasih jusnya,”
1019.8K viewsCompletedAdded to Library 692 Times as amato dan mara
Read
+Library
MATE

MATE

Mata coklatnya kini beralih padaku. “Kami datang untuk menjenguk Luna.” Ucap Maro kembali mendekat ke arahku, mengabaikan reaksi Dave yang masih terlihat membeku akibat perbuatan anak itu. Aku menatap Dave dan tersenyum padanya, membuatnya ikut tersenyum sebelum memposisikan dirinya di sampingku.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as amato dan mara
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

Purnomo melihat Mawar yang cemberut, dia tidak ingin melihat wajah masamnya. “Mawar, ayo makanlah!! Apa mau aku ambilkan?” tanya Purnomo lembut. “Echh!! Tidak Mas, aku bisa sendiri,” jawab Mawar tersenyum. Ehhh!! Kok bisa begitu ya?? Lembut sekali jawabnya!! Beda waktu aku coba ajak makan, batin Vanya. Mawar mengambil piring yang masih ditumpuk, lalu mengambil 2 centong nasi, 2 paha ayam bumbu pedas dan tumis baby corn. Dia belum tahu jika masakan Anita sangat enak sekali.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as amato dan mara
Read
+Library
Koma

Koma

Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya. "Aduhhh, kudet amat sih lo," cecar Gina. "Oja itu cowok populer,siswa terpintar sesekolah, anak olim. Dia juga presdir Veritas." Rimba tiba-tiba tersedak, Gina dengan sigap membantu sahabatnya itu minum sebotol air putih yang dibawa dari rumah. "Apa kata lo? Presdir Veritas?" tanya Rimba menegaskan, setelah ia kembali tenang.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as amato dan mara
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status