Pendekar Bukit Meratus
Tapi efeknya tetap hebat, kedua wanita ini jatuh teguling-guling, dada mereka langsung ampek, terasa sangat sesak, tak lama kemudian keduanya muntah darah.
Sadarlah keduanya, mereka tak bakal menang melawan si kaki buntung ini.
“Tunggu Putul…kami memang ikut ke Lembah Bidadari, tapi kami berdua sama sekali tidak ikut membunuh ibumu dan ke 28 murid-muridnya, apalagi jadi perampok, harta bagi kami mudah di dapat, jadi perampok nggak bakal kami lakuin!” Jinari yang jerih langsung angkat tangan kanannya sambil berkata begitu.