Dari Budak Menjadi Bencana
"Apa yang kami hadapi?"
Figur cahaya dan bayangan itu mengangkat tangannya. Di depan kami, citra-citra mulai terbentuk dari partikel cahaya dan kegelapan yang terjalin. Kami menyaksikan sebuah dimensi yang hijau dan subur, penuh dengan kehidupan yang aneh namun indah. Lalu, munculnya "mereka"—entitas seperti awan abu-abu keperakan yang tak berbentuk, bergerak melahap segala sesuatu yang mereka sentuh. Bukan hanya materi, tetapi juga ruang, waktu, dan kemungkinan itu sendiri. Yang tertinggal hanyalah kehampaan mutlak, sebuah "lubang" di tenunan realitas yang bahkan lebih final daripada yang ditinggalkan The Silence.