Aku Istri yang Tidak Dianggap
Jauh – jauh dari Jakarta ke sini, dia sempat – sempatnya membawakan cemilan favoritku, Mas Essa memang yang terbaik.
Kuambil mie lidi dari tangannya, kemudian membukannya dan langsung menyicipinya, enak. Eentah kenapa aku sangat suka makanan receh ini, padahal sering kali, aku terserang sakit tenggorokan setiap kali selesai memakan mie lidi, namun seperti tidak kapok, aku akan tetap memakannya terus menerus.
“Terima kasih, lho!”
“Kembali kasih, Ibu Dokter,”