Perjanjian Leluhur
Enday Hidayatperjanjian pra nikahpengantar perjanjian baruperjanjian hatiperjanjian darah
Puteri mahkota sulit untuk menolak, selain menenggak seluruh cairan itu.
"Aku mohon lepaskan aku."
"Semoga tidak ada kucing datang."
Tiba-tiba terdengar suara kucing seraya mendatangi bau ikan asin, "Meong! Meong!"
"Sayang sekali."
Kucing itu melompat ke atas ranjang mewah dan mulai menjilati cairan beraroma ikan asin.
Jayanti merasa darahnya berdesir panas menerima jilatan kucing itu, ditambah pengaruh ramuan. Tubuhnya bergetar hebat didera rangsangan luar biasa, menuntut pelampiasan.