PEMBALASAN DEWA MAUT
Ia mempercepat lajunya, Prana Bumi, Api, Air, Angin, dan Cahaya berputar dalam kekacauan yang terintegrasi.
Ia merasakan ada yang salah. Prana Air dan Anginnya, yang baru diserap, tiba-tiba bergetar, memberikan informasi yang tidak ia inginkan. Ada sosok lain yang bergerak menuju Gunung Guntur.
Anggrawati.
Dewa Maut mengabaikannya. Fokusnya adalah pada satu titik. Ia harus berhadapan dengan Jumantaka.
Ia menembus awan, mencapai kecepatan maksimal. Langit berubah menjadi hitam. Ia merasakan petir yang memanggilnya.
Sikat na Kabanata