Sistem Penakluk Heroine
Jemari halusnya bergetar tipis, seolah ingin memanggil kembali kekuatan dari masa lalu.
“Ardan…” bisiknya lirih, nyaris tenggelam oleh suara malam. “Anak kita tumbuh terlalu cepat… lebih cepat daripada yang bisa kubayangkan.”
Tatapannya turun ke halaman. Di bawah sana, Arthur masih berdiri bersama dua gadis itu. Celina Ravencroft, putri Duke Utara. Dan Liana, pelayan sederhana bagi mata orang awam, tak lebih dari itu. Namun Erina melihat lebih jauh dari itu. Ada sesuatu di balik tatapan Liana. Sesuatu yang berbahaya, atau… terlalu dalam untuk sekadar loyalitas.