Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

“Hem. Apa itu jadi masalah, Bu Susan?” “Tidak, tentu saja. Yang kau tulis itu fiksi. Hanya karangan semata. Meskipun terinspirasi dari kisah nyata sekalipun, tetap saja itu sebuah fiksi.” “Syukurlah kalau begitu. Saya takut sekali kalau hal itu tidak diperbolehkan.”
9.96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai arti fiksi
Tampilkan Ulasan (68)
Baca
+Pustaka
Ega Candra
Waduh, saya dijadikan tokoh beneran. Saya pikir Bu Susan cuma bercanda. Tahunya beneran. Hahaha. Jadi pasukan coklat. Dari biru berubah coklat. Pak Arif juga. Wahahaha. Dari polmil jadi polisi. Seru tapi ceritanya. Jangan lupa, Bu. Masukin kejadian konyol yang di lampu merah malam itu.
hassannurwahidd
Cerita yang luar biasa. Temanya menarik dan cara penyajiannya cerdas. Tidak membuat bosan dibaca. Bahasanya lentur. Penulis menceritakan kisahnya dengan baik. Sehingga mudah dimengerti dan memberikan kesan mendalam. Cerita ini sarat dengan psikologi, pembelajaran tentang dunia forensik juga.
Baca Semua Ulasan
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Mereka cuma bilang, “Udah. Terima dan jalanin aja. Nanti mereka capek sendiri.” Dasar sekumpulan orang enggak guna. Orang-orang hipokrit! Karena itulah aku berpaling ke dunia ini. Dunia fiksi. Novel. Serial televisi Komik. Apa pun yang enggak nyata. Tempat segala imajinasi terkumpul. Tempat di mana kau enggak bisa dihakimi atau diejek oleh siapa pun. Lama-lama, aku berpikir untuk menciptakan satu. Versiku sendiri.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai arti fiksi
Baca
+Pustaka
Tawanan Hasrat Raja Lingga

Tawanan Hasrat Raja Lingga

“Polanya sama persis dengan pola energi yang ditemukan oleh tim riset saat meneliti… anomali roh di Aetheria City beberapa tahun terakhir.” Zhiya merasakan jantungnya berhenti berdetak untuk satu detik. Arga melanjutkan dengan suara rendah: “Zhiya… giok itu bukan artefak. Itu adalah penanda ikatan roh.” Zhiya mengangguk kecil, menelan ketakutan yang menyengat dadanya. “Penanda… maksudnya…?” Arga menatapnya serius—sangat serius.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai arti fiksi
Baca
+Pustaka
Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

Aruna tersenyum, jemarinya mulai mengetik kalimat terakhir untuk para pembacanya. 'Terima kasih telah menemani perjalananku. Tapi terkadang, kenyataan jauh lebih luar biasa daripada fiksi, dan pahlawan yang sesungguhnya tidak butuh nama pena untuk menyelamatkan apa yang mereka cintai. Ini adalah akhir dari Arthaira, dan awal dari Aruna yang sesungguhnya.'
10528 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai arti fiksi
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Putri Antagonis

Kutukan Sang Putri Antagonis

tanya Jasper. "Kita akan memberinya umpan," jawab Aurelia, matanya berkilat dengan kecerdasan Ayra. "Sebuah umpan yang tidak bisa ia tolak. Kita akan menyebarkan rumor. Rumor tentang artefak kuno yang lebih kuat dari Pena Takdir itu sendiri. Artefak yang dapat menembus 'naskah' takdir. Sebuah 'Kunci Realitas'." Caelan terkesiap. "Kunci Realitas? Itu hanya mitos, Aurelia. Artefak yang dapat memanipulasi keberadaan itu sendiri? Itu terlalu berbahaya."
10645 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai arti fiksi
Baca
+Pustaka
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Fikri semakin menangis dan mulai terisak, membuat Safir yang duduk disampingnya mengusap-usap belakang Fikri. "Tuan kenapa? Kok keringatan, apa Ac nya rusak?" tanya sang Art rumah tersebut, panik melihat wajah tuannya pucat. Sang Art nampak, duduk dipinggir ranjang. Saat dia melewati kamar Fikri, dan mendengar suara aneh dari kamar tersebut, langsung saja sang Art masuk, untuk memastikan tuannya baik-baik saja. Fikri memeluk sang Art, wanita yang terus merawatnya sejak bayi hingga sekarang. Telah di anggapnya sebagai ibu, penganti ibunya, yang semakin hari semakin menjaga jarak.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai arti fiksi
Baca
+Pustaka
MISTERI KEMATIAN ART-KU

MISTERI KEMATIAN ART-KU

Jangan-jangan Ning bahkan bukan bunuh diri melainkan sengaja dibunuh? Dan demi memikirkan semua itu, nyaliku pun mendadak ciut. Bagaimana bisa Ning yang gadis baik-baik ternyata punya musuh dan sekarang merembet menjadikan kami semua pihak yang terancam setelah kematiannya? Tapi siapa orang itu? Bagaimana bisa punya hubungan dengan Ning yang hanya seorang ART? Memikirkan itu mendadak benakku menjadi kacau kembali.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai arti fiksi
Baca
+Pustaka
Andai Semua Berbeda

Andai Semua Berbeda

Fernan tersenyum makin lebar, "Makasih." Arfen mengangguk lagi. Dia berbalik, memandangi beberapa mainannya yang berserakan di lantai di ruangan besar itu. Dia bingung mau main yang mana. Fernan sudah asyik dengan mobil hitam dan menjalankannya dengan remote kontrol. Sedangkan Arfen masih terpaku di tempatnya tidak tahu ingin melakukan apa. Fea mendekati Arfen. Dia menunduk dan menepuk bahu Arfen. "Kenapa bingung? Itu ada Lego. Itu ada robot. Kenapa tidak buat markas robot?" Fea memberikan usul.
9.934.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai arti fiksi
Baca
+Pustaka
ARTI SEBUAH PERBEDAAN

ARTI SEBUAH PERBEDAAN

Sambil menunggu makanan itu siap, tertua Tji mengajak saya ke ruang kerjanya. Ruangan yang seperti biasa ada meja kerja dengan beberapa kursi dan meja tamu di depan meja kerjanya. Tapi di sekeliling dinding itu terpajang beberapa artefak dan saya tertarik dengan artefak yang berbentuk keris kecil dengan bentuk yang aneh. Saya menghampirinya dan melihatnya tapi saya tidak menyentuhnya. Keris itu berada di dalam kotak kaca, tapi saya tetap dapat merasakan aura keris itu dan sepertinya keris itu memanggil saya. Karena benda itu adalah milik orang lain maka saya tidak berkata apapun. Ternyata kelakuan saya diperhatikan oleh kedua tertua dan tertua Tji berkata. “Ketua, setelah pemilih ketua
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai arti fiksi
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Masandra
hallo para pembaca saya, terima kasih ya. hayo kasih masukan. Apakah ada yang senang jika saya perkenalkan Robert Zhang sama dengan Kartika lee? tapi ya, masih harus berjuang keras Robert untuk menaklukkan Kartika yang cuek itu.
repetition
Ceritanya bagus, kak. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status