Gadis Persinggahan
"Sang Arsitek tidak pernah benar-benar pergi. Dia tidak pernah mati. Dia hanya sedang berganti kulit, menunggu saat yang tepat untuk lahir kembali."
Pria itu menekan sebuah tombol di tabletnya dengan gerakan fanatik, dan tiba-tiba sebuah layar monitor besar yang menempel di dinding kargo menyala dengan dengungan keras. Sebuah transmisi video muncul secara otomatis, menampilkan sosok pria yang seharusnya sudah hancur lebur bersama reruntuhan gedung gudang di Jakarta setahun yang lalu. Wajah pria di layar itu kini dipenuhi bekas luka bakar permanen yang mengerikan di sisi kirinya, namun sorot matanya yang dingin, kalkulatif, dan penuh penghinaan tetap sama.
"Selamat malam, Tri. Selamat malam,
Hot Chapters