Jejak Luka
Apalagi anak-anak Lillik sibuk dengan dunianya sendiri, membuat Lillik merasa mendapat ganti, ketika Ardia sering datang ke rumah untuk belajar membuat kue.
"Make-up nya memang nggak luntur, tapi akan kelihatan jelek kalau mukamu sembab, matamu merah akibat kebanyakan nangis!" Sergah Lillik tak terima, mendengar bantahan dari Ardia.
"Mbak Ardia sama Mama ngapain, sih? Pada nangis-nangis nggak jelas. Ini hari bahagia, senyum dong!" Sahut si centil Sesil, yang baru saja muncul.
Hot Chapters