Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Karena adik kembarku lemah sejak kecil, semua orang selalu memihak padanya. Hari itu badai salju menutup seluruh gunung, helikopter penyelamat hanya menyisakan satu kursi. Aku menggenggam hasil diagnosis kanker stadium akhir di tangan, bersiap untuk menyerahkan kesempatan hidup terakhir itu kepada adik kembarku. Namun, tiba-tiba dia memegangi kepala dan berteriak pusing. Dalam sekejap, seluruh keluargaku langsung mengerubunginya, lalu bersama-sama mendorongnya masuk ke kabin helikopter. Suamiku bahkan menepuk lenganku yang patah dan berkata pelan, “Sevy, kamu tunggu giliran berikutnya.” Putriku pun melempariku bola salju sambil berteriak, “Tante lebih butuh diselamatkan, kamu jangan rebut!” Sampai helikopter lepas landas, barulah aku melihat adikku dari balik jendela. Dia menjulurkan lidah ke arahku, dengan wajah penuh kemenangan. Jadi, dia sama sekali tidak pingsan. Setelah diselamatkan, hidupku hanya tersisa tiga hari lagi. Dalam tiga hari terakhir itu, aku memutuskan untuk memberikan semua milikku. Hanya demi mendapatkan sedikit cinta dari keluargaku.
Cerita Pendek · Romansa
13.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

Kata cinta adalah kata 'terkutuk' untuk gadis bernama Galuh Anjani. Meski kata orang dia memiliki bentuk fisik nyaris sempurna, namun kecacatan berada pada asal usul kehadirannya. Ditemukan di depan gerbang sebuah pondok, diasuh oleh pengurus pondok yang baru saja kehilangan putri keduanya karena sakit. Galuh dirawat penuh kasih oleh Bu Nyai Khomsah dan Kyai Baihaki. Meski hidupnya lurus tanpa cela, setiap lelaki yang datang padanya selalu mundur begitu melihat asal usulnya. Sebagai wanita, dia harus menikah dengan embel-embel binti bapaknya. Sementara Galuh, tidak tahu siapa bapak ibunya. Beberapa kali dikecewakan, membuat Galuh sudah pasrah. Hatinya terkunci rapat untuk semua pria. Baginya, cinta itu bukan untuknya. Apalagi, sosok yang selalu membuatnya berdebar sudah menambatkan hati pada orang lain. Dan kini, dia pun dipaksa untuk menyingkir, karena calon ratu di hati sang pujaan, juga mengharap cinta bapak dan ibu angkat Galuh, hanya untuknya, sang calon menantu.
Romansa
9.834.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Untuk mengembalikan hak waris pria yang kucintai dari keluarga mafianya, aku memberikan salah satu korneaku padanya. Namun, saat dia mendapatkan kembali penglihatannya, alih-alih menikahkanku dengannya, keluargaku malah memilih kakak perempuanku untuk menjadi pasangan hidupnya. Di kehidupanku yang lalu, aku berusaha mencarinya dan menjelaskan segalanya, tetapi dia menolakku. Keluargaku sendiri mengasingkanku dan aku mati pada malam pernikahan antara dia dan kakakku. Kemudian, aku terlahir kembali, kembali ke masa sebelum aku diasingkan. Kali ini, aku memilih meninggalkan kelompok mafiaku dan meninggalkan pria yang dulu begitu kucintai. Namun pria itu? Bos mafia yang dingin dan tak berhati itu? Dia benar-benar hancur.
Cerita Pendek · Mafia
10.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Demi Anak Angkat, Aku Dikorbankan

Demi Anak Angkat, Aku Dikorbankan

Putri angkat ayah secara tidak sengaja terkunci di gudang kecil selama belasan menit. Hal itu membuat Ayah langsung mengikat dan memasukkanku ke dalam gudang, bahkan menutup ventilasi udara dengan handuk. Dia berkata, "Sebagai kakak, kalau nggak bisa menjaga adikmu, kamu harus merasakan penderitaan yang dia alami!" Tapi aku punya fobia terhadap ruangan sempit. Di gudang yang kecil dan gelap itu, aku hanya bisa menahan rasa takut untuk memohon belas kasihan Ayah. Sementara dia hanya menegurku dengan keras, "Ini adalah pelajaran agar kamu ingat bagaimana menjadi seorang kakak!" Ketika cahaya terakhir sirna, aku berjuang dalam kegelapan. Seminggu kemudian, Ayah akhirnya teringat padaku dan memutuskan untuk mengakhiri hukuman ini. "Semoga pelajaran ini bisa membuatmu selalu ingat dan kalau terjadi lagi hal seperti ini, kamu akan kuusir dari rumah ini!" Tapi dia tidak tahu bahwa aku sudah lama mati di gudang, dan tulang-tulangku pun mulai membusuk.
Baca
Tambahkan
Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku sangat membenci perempuan. Bahkan aku, anak perempuannya sendiri. Sejak aku lahir, dia sudah ingin membunuhku. Memakai lipstik, aku dipukul. Mengenakan rok, aku kena pukul juga. Apalagi kalau aku mendekati Ayah, akan lebih parah lagi. Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, ibuku yang sangat membenci perempuan menyebarkan gosip di sekolah, menuduhku merayu ayahku sendiri. Sampai akhirnya aku terjun dari lantai lima belas. Hasilnya? Ibuku sangat puas.
Baca
Tambahkan
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
Cerita Pendek · Romansa
12.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
FROM THE WEDDING HALL

FROM THE WEDDING HALL

Yantie Wahazz
Ini tentang Vanesia, gadis yatim piatu yang ditolak mentah-mentah oleh keluarga kekasihnya dengan alasan tidak memiliki asal usul yang jelas. Namun, dia tak tahu apakah nasibnya beruntung ataukah buntung ketika berakhir menikah dengan Remy, pria dewasa yang tampan dan kaya namun bermulut pedas. Pernikahan penuh kompromi itu menyeret pada konflik hati antara Remy dengan Nona Mantan yang tiba-tiba hadir kembali dalam kehidupan Remy. Namun di saat yang sama, justru Nesia semakin dekat Lukas, adik tiri sekaligus asisten Remy. Bagaimana kisah cinta segi empat mereka ketika Remy tiba-tiba cemburu dengan kedekatan Lukas dan Nesia? Dapatkah kedua lelaki itu menyelamatkan Nesia dari usaha kotor yang dilakukan Nona Mantan? Inilah kisah mereka yang berawal dari aula utama gedung pernikahan.
Romansa
1.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Adik tiriku menuduhku membuatnya alergi, jadi ketiga kakakku mengurungku di dalam ruang bawah tanah, bahkan mengunci pintu. Aku mengetuk pintu dengan kuat dan memohon para kakakku membiarkanku keluar. Kakak pertamaku selaku orang yang hebat dalam bisnis memarahiku sebelum dia pergi. "Biasanya kamu menindas Linda, aku bisa tutup sebelah mata. Tapi kamu tahu jelas kalau Linda alergi dengan seafood, kamu malah membiarnya makan, bukankah ini sama saja mencelakainya? Kamu di dalam introspeksi diri atas perbuatanmu." Kakak keduaku adalah penyanyi terkenal, sedangkan kakak ketigaku adalah pelukis genius, mereka juga mengataiku. "Orang kejam sepertimu, bisa-bisanya pura-pura nggak bersalah dan mencari alasan, kamu di dalam saja dan introspeksi diri." Selesai berbicara, mereka menggendong adik tiri yang masih gemetar ke rumah sakit dengan cepat. Aku merasa tidak ada oksigen lagi, bahkan merasa makin susah bernapas, akhirnya aku mati di dalam. Tiga hari kemudian, saat para kakakku membawa adik tiri pulang dari rumah sakit, mereka baru ingat padaku. Hanya saja, aku sudah meninggal di ruang bawah tanah karena kekurangan oksigen.
Baca
Tambahkan
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
Baca
Tambahkan
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Hari orang tuaku bercerai, hujan turun deras. Ada dua surat perjanjian di atas meja. Satu untuk ikut bersama ayah yang gila judi dan berutang di wilayah Kota Tua. Satu lagi untuk ikut ibu yang menikah lagi dengan pengusaha kaya ke daerah pesisir. Di kehidupan sebelumnya, adikku menangis tersedu-sedu karena ingin ikut ibu, sementara aku diam-diam mengemas koper untuk mengikuti ayah. Kemudian, ayah berhenti berjudi dan menjadi orang kaya baru karena uang ganti rugi lahan. Dia benar-benar memanjakan aku. Sedangkan adikku justru diabaikan di rumah ayah tirinya dan dilarang keluar rumah, hingga akhirnya dia meninggal karena depresi. Saat mengulang waktu kembali, adikku tiba-tiba merebut rokok dari tangan ayah dan memeluknya erat-erat seolah tidak mau melepaskannya. "Kak, aku kasihan sama ayah. Kamu pergi aja ke sana buat hidup enak, biar aku yang kasih nasib baik ini buat kamu." Ayah terpana sejenak, lalu dengan perasaan lega mengusap kepala adikku. Aku tidak mengatakan apa pun, lalu mengambil tiket kendaraan ke daerah pesisir itu. Tapi, dia tidak tahu kalau di kehidupan sebelumnya ayah bisa berhenti berjudi. Itu karena aku yang menderita tumor otak ini rela bekerja sampai muntah darah demi melunasi utangnya. Pakai nyawaku sendiri baru bisa membuat dia bertobat.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
34567
...
27
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status