Bos, Jangan! Nanti Ketahuan
“Boleh. Silakan catat saja nomor saya, Pak.”
Dengan semangat membara, Haris langsung mencatat nomor ibu penjual singkong. Dia yakin, jika Selena nanti menyukai singkong itu, dia tidak perlu repot-repot mencari dimana rumah si ibu, dia hanya perlu memesannya melalui ojek saja.
“Ini, pesanannya sudah siap, pak.”
Ibu penjual memberikan satu kantong yang cukup besar berisi dua puluh porsi singkong goreng rasa original kepada Haris.