Rahasia Asrama Seni
Saat pintu hampir terbuka, aku dengan cekatan melompat keluar lewat jendela.
Memang benar, akhir-akhir ini pengawasan sangat ketat. Ketika keluar dari asrama putri, aku sempat menoleh, terlihat ada orang yang sedang patroli di koridor dengan cahaya samar.
Aku pun cemas, sepertinya dalam beberapa malam ke depan, aku tak bisa keluar masuk dengan mudah.
Dengan hati-hati, aku kembali ke asrama pria. Untungnya teman asramaku tahu kebiasaanku, mereka dengan kompak membuka pintu untukku. Kalau tidak, aku tak bisa pulang malam ini.