Terjebak Mantra!
Ati, bumi, Gusti.
Dalam kalender Sultan Agungan (Islam Jawa), wulan pasa (puasa/ramadan) itu diartikan madya, apa adanya, semeleh. Sedangkan wulan besar (haji) diartikan kosong, suwung. Jika disambungkan dengan urutan dalam rukun Islam, maka ini dapat ditafsirkan, agar kelak manusia Jawa setelah madya di wulan pasa, ditambah membersihkan diri dengan zakat, dapat benar-benar kosong/suwung di wulan besar. Dengan begitu, kita akan tetap menjadi bocah cilik yang atine tetep bolong, sehingga mampu nggambar jagad.
Atine bolong