Pria Alfiyah
Raisya hanya menjawab singkat setiap Aini bertanya ataupun mengajak berbicara.
"Semoga tidak terjadi hal apapun, ya," pinta Aini.
"Aamiin."
***
Ruangan tempat mengaji kyai Kholil lengang, menyisakan beberapa kitab kuning, dan tumpukan buku-buku lainnya, mirip seperti puncak gunung--saking menumpuknya. Kyai Kholil tengah menuliskan coretan kecilnya pada sebuah lembaran ujian kelas atas--kelas kuliah. Memeriksa satu persatu-satu hasil kerja keras santrinya. Jika menurutnya salah, maka coretan merah akan menghiasi setiap lembar kertas itu. Suara ketukan pintu terdengar oleh kyai Kholil, "Silakan masuk." Orang yang mengetuk pintu itu membuka gagang pintu seraya mengucapkan salam.
Hot Chapters