Athanasia
jelasnya, gadis itu terisak sejadi-jadinya.
Dokter Daniel lekas berlari menghampiri kedua insan itu, ia melihat Athanasia sudah menangis dengan seenggukan, mata gadis itu memerah. Daniel segera memeriksa nadi serta detak jantung Arsa, ia menghembuskan napasnya, "Dua puluh Desember, dua ribu dua puluh, tepat pada jam sembilan pagi. Pasien bernama Arsa Putra Pangestu dengan pengidap penyakit Sirosis Hati, dinyatakan sudah meninggal dunia."
ตอนยอดนิยม