Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia
"Kali ini aku menangis di bahumu, Bumi."
"Kang Pandu...," kata Sita. Ia juga terkejut.
"Biarkan aku menangis Sita," jawab Pandu. "Aku sangat berbahagia."
"Bumi, selamat ya...," tiba-tiba suara Ayu, istri Pandu menyapa.
"Ayu, terima kasih banyak," jawab Bumi. "Sita, ini Teh Ayu, istri Kang Pandu."
Sita menyalami Ayu. Untuk beberapa saat mereka mengobrol bersama. Bumi, Sita, Pandu, Ayu, Ryan, dan Rani. Sementara anak-anak Ryan dan Pandu berkelana memburu makanan dan eskrim.
Capítulos em Alta