Mas Duda, Beri Aku Lebih!
\
Di sebuah sudut pinggiran kota yang padat dan riuh, malam kian merayap larut memeluk sebuah kamar kontrakan berukuran sempit yang dihuni Arka.
Setelah memastikan kebutuhan Rania sebelum tidur terpenuhi, Arka merebahkan tubuh lelahnya. Di atas ranjangnya yang beralaskan kasur tipis, Arka mulai terlelap, namun ketenangan itu tidak bertahan lama ketika ia mulai bergelut dengan mimpi di bawah temaram lampu tidur kamarnya.
“Hmm... Kok rasanya berat banget...” gumam Arka pelan dalam tidurnya.