Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta dan Impian

Cinta dan Impian

"Biasalah Ma, Om Rafa kan mau deketin gebetannya." "kamu ini kayak anak muda saja Rafa. Kalau kamu suka sama dia, tinggal bilang saja. Gitu aja kok repot." "Masalahnya Kakak gak tahu dia wanita seperti apa. Pokoknya dia gak mudah ditaklukkan." "Tinggal kamu pamerin uang kamu. Kakak yakin dia akan langsung jatuh cinta sama kamu." "Masalahnya gak semua wanita mata duitan Kak, dan dia salah satunya."
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dilema

Cinta dan Dilema

Apalagi status Arif yang sudah menikah dan sangat setia dari godaan wanita-wanita cantik di kantor ini membuat Nana benar-benar mengagumi sosok pria didepannya ini. “Kalau begitu kamu harus mengikuti kata hati mu, jika cinta maka perjuangkan. Selama ia masih belum terikat dengan seseorang, kamu masih berhak untuk berusaha.” Serasa mendapat vitamin, hati wanita itu langsung menghangat mendengar saran yang diberikan oleh temannya. Arif ini benar-benar ... Meskipun dia bukan pria yang puitis, tapi jika ditanya masalah hati dan cinta ia paling paham, saran yang terbaik akan segera ia berikan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi

tanya Aldo yang tampak kecewa. "A-aku ...." "Apa ...." tanya Aldo yang gemas karena Ratna tak meneruskan ucapannya. "Aku padamu cinta tanpa tapi, aku menerima apa pun yang ada dalam dirimu, dan kuharap kau pun mau menerimaku apa adanya." Aldo berkata dengan tangan terus menggenggam dan kadang mengelus jemari Ratna yang ada dalam genggamannya. "Apa maksudmu, ada apa denganmu? Selama ini hanya aku yang bermasalah bukan?"
9.856.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Cinta yang Telah Menjadi Abu

Cinta yang Telah Menjadi Abu

Dia tidak berhenti mengirimkan bunga, mobil, dan cincin berlian untukku. Jika itu terjadi dulu, aku mungkin akan terharu. Sekarang, aku hanya merasa semua itu sangat membosankan. Dulu, aku bersama Jerry demi apa yang disebut cinta. Aku mengurus pekerjaan rumah tangga, mencuci pakaian, dan memasak untuknya. Aku begitu perhatian dan memikirkannya, juga melahirkan anak untuknya. Namun, pada akhirnya, dia malah ingin membunuhku dengan tangannya sendiri demi selingkuhannya dan uang.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Dibalik Diamnya Istri Ternyata ....

Dibalik Diamnya Istri Ternyata ....

Alya menyalakan shower dan mengguyur tubuhnya. "Hah hah hah hah!" Air mata itu bergulir seiring aliran air. Tak ada isakan, Alya menekan kuat dad4nya yang bergetar. "Akhirnya ... kisah kita ada di penghujung cerita, Mas. Cinta? Ternyata aku hanya wanita b0doh yang belum paham bagaimana mengerti rasa cinta itu seperti apa. Rindu? Sepertinya aku hanya wanita kesepian yang tergantung dengan kehadiranmu. Mulai saat ini ... Hah .... tak akan ada cinta dan rindu itu. Pikiranku .... Hah .... hatiku ... semua pasti akan sembuh pada masanya. Ya, pasti akan sembuh. Jodoh tak akan tertukar. Mas Ardi bukan jodohku, di depan sana pasti akan ada jodoh pengobat luka ini."
10119.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
MENIKAHI CEO KUTUB

MENIKAHI CEO KUTUB

“Apa kau benar-benar berpikir bahwa dia akan jatuh cinta padamu?” Alya merasakan jantungnya mencelos, tetapi ia menahan ekspresinya agar tetap datar. Felicia terkekeh kecil. “Kasihan sekali. Kau pasti berpikir bahwa dengan menjadi istrinya, kau bisa mendapatkan hatinya, bukan?” Alya tidak menjawab. Ia tahu wanita ini sengaja memancing reaksinya. Felicia mencondongkan tubuhnya sedikit ke depan dan berbisik, “Reyhan tidak pernah mencintai siapa pun. Dia hanya peduli pada pekerjaannya.”
589 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Ona akan pulang bila terpaksa, itu pun dia di rumah hanya satu sampai dua hari saja. Dering ponsel Aisyah mengalihkan perhatian kedua perempuan itu. Setelah melihat nama yang tertera di layar ponselnya senyum langsung merekah di wajah cantik Aisyah. Ona dapat menebak panggilan itu pasti dari Ali, calon suami Aisyah. Aisyah menjauh ke balkon kecil indekos, kamar Ona memang terletak di lantai 2, sedangan lantai 1 khusus untuk lelaki. Wajah Aisyah memerah ketika mengucapkan salam, kemudian Aisyah menjawab setiap pertanyaan Ali dengan lembut dan sabar. Sesekali Aisyah tersipu malu atau tertawa pelan. Perempuan itu bahkan tidak ragu lagi menunjukkan sikap manjanya di depan Ali. Aisyah sudah benar
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Cinta Dibalik Kesepakatan

Cinta Dibalik Kesepakatan

jawab Ayda tanpa berpikir lama. “Cinta dibalik kesepakatan sudah memberikan kita banyak pelajaran. Kejujuran, kebohongan, pengorbanan, dan ketulusan cinta yang diuji bersama air mata. Saya bersyukur bisa bertemu denganmu Ayda. Apa kamu merasakan hal yang sama?” Arya menatap lekat ke arah Ayda yang langsung menerima bunga dan cokelat darinya.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

“Maaf, Ma! Alva dan Elma saling cinta! Kita tak bisa –“ “Cinta? Hahaha …. Kau bicara cinta? Kau pikir Bang Zulianku tidak cinta padaku makanya dia selingkuhi lont* itu?” “Ma?” “Bang Zulianku sangat mencintaiku … Tapi Ranita merayunya! Alva juga sangat cinta padaku, tapi janda itu mencurinya, hahahaha …. aku dikelilingi pencuri!” Riani tertawa makin kencang.
10145.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Sesungguhnya

Cinta Yang Sesungguhnya

balas Aya dengan senyumannya. “Kenapa kamu cinta sama aku?” tanya Elvan lagi. Aya mengangkat satu tangannya lagi dan mengalungkannya ke leher Elvan, “Aku gak tahu. Tapi mungkin karena aku nyaman sama kamu, kamu baik sama aku, dan kamu juga bisa nerima aku dan masa lalu aku.” “Hmmm…” Elvan mengangguk pelan. Masih ada ganjalan dalam diri Aya sebenarnya. Dan ini yang masih saja menghantui Aya, perasaan ini kembali muncul seperti sehari sebelum ia menikah.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai bait alfiyah tentang cinta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status