Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Yara turun dari kereta dan melihat papan bertuliskan "Balai Pustaka Cerdik" Keduanya masuk, tetapi setelah lama mencari, yang ada hanyalah kitab dan buku-buku ortodoks lainnya. Yara mengerutkan kening. "Sembilan, kamu yakin buku-buku ceritamu dibeli di sini?"
9.7967.2K viewsCompletedAdded to Library 26.1K Times as balai pustaka
Show Reviews (93)
Read
+Library
Anisa Syaiful
Eps 200 kebawah tuh seru banget, penyelesaian masalah cepat dan ga berbelit2. Tapi makin kesini cerita makin hancur, perihal anak aja lama banget selesainya, blm lagi masalah selir2 ini .. pliss deh fokus ke anggi dan luis aja ... makin lama cerita makin membosankan, udh semingguan aku skip baca
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

ujar John. "Sayang sekali gurumu tidak mau menolongku. Padahal ini rahasia yang dimiliki Keluarga Bailing. Pihak kerajaan saja sudah mencari lokasi perpustakaan itu bertahun-tahun. Jika gurumu tidak tertarik, tidak ada lagi yang bisa aku lakukan," ujar Leticia dengan lesu. "Memangnya Keluarga Bailing benar-benar punya perpustakaan rahasia?" tanya John dengan curiga.
8.82.5M viewsCompletedAdded to Library 52.8K Times as balai pustaka
Show Reviews (474)
Read
+Library
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Agus Irawan
Hai teman-teman semuanya, Izin promosi. yuuklah pada mampir ke Novelku. judul" Jebakan Gairah Sekretaris Muda" semoga bisa sedikit menghibur kalian, jangan lupa subscribe, dan baca tanpa skip. terima kasih
Read All Reviews
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Seru Japra kesenangan. Di sampul kitab itu tertulis ‘Kitab Pusaka Pantai Sambalahung’. Dengan hati-hati Japra dan Aura dan anehnya lagi-lagi di si burung rajawali ikutan melihat dengan seksama, ulah Japra dan Aura yang membaca kitab pusaka ini bersama.
9.646.3K viewsCompletedAdded to Library 971 Times as balai pustaka
Read
+Library
HARMONY

HARMONY

Petinju Nirmala Sagara: “Lama bener, kemana Bi?” Darrel: “Lapangan sepi anjing, lo kabur kemana @abian?” Abian yang sedang membawa buku itu, sama sekali tidak mengambil ponselnya yang bergetar di saku celana. Sampai di depan pintu perpustakaan mereka berdua masuk untuk menaruh buku itu. Abian mengambil ponselnya selagi Bu Yasti menata buku yang dibawa. Abian: “Perpus”
105.5K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as balai pustaka
Read
+Library
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Perpustakaan ini, dapat menampung jutaan buku di dalamnya, dan terdapat 500 komputer yang bisa mengakses buku-buku dengan berbagai kedisiplinan ilmu. Masih dalam angannya, Laila seakan berada di Montaza palace. Istana yang sangat megah, perpaduan arsitektur Turki dan Italia. Montaza Palace adalah, tempat peristirahatan sultan Mesir yang bangunannya menghadap langsung ke pantai Mediterania.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as balai pustaka
Read
+Library
BUKAN BENALU (Pewaris sesungguhnya)

BUKAN BENALU (Pewaris sesungguhnya)

jawab Taruna akhirnya, suaranya pelan, namun terdengar jelas di telinga Bu Salma. Bu Salma tersenyum tipis, tapi matanya menatap tajam, seakan mencari kebenaran yang lebih dalam dari jawaban itu. “Pasti bukan hanya itu,” katanya dengan tatapan yang hangat. Taruna mengambil tas kecil yang selalu dibawanya. Tas itu diletakkan di samping nakas yang ada di sebelah tempat tidur. Dari dalam tas, ia mengeluarkan sebuah buku catatan kecil, sudah lusuh namun tetap terjaga rapi. Itu adalah milik ibunya, buku yang terakhir kali dipegang sebelum berpulang.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as balai pustaka
Read
+Library
Dibalas Dengan Dusta

Dibalas Dengan Dusta

*** Dikarenakan stok kopi di rumahnya sudah habis, maka setelah sampai di lantai dasar gedung, langkah kakinya berbelok ke sebuah coffee shop dan memesan kopi literan untuk dibawa pulang. Selagi menunggu, Kinan tidak mencari ponselnya, melainkan mengambil buku bacaan yang selalu dibawa kemana-mana. Baginya, menjadi seorang penulis juga harus senang membaca dan justru lebih banyak membaca. Selain itu, sejak dulu kala, membaca selalu menjadi healing therapy baginya. Sepuluh menit kemudian, namanya dipanggil oleh barista. Menandakan pesanannya sudah siap diambil. Kinan bangkit dari duduknya seraya menutup buku.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as balai pustaka
Read
+Library
Bisikan Dosa

Bisikan Dosa

Perutnya memang lapar, tapi lebih lapar lagi otaknya untuk mencari sedikit ketenangan setelah seharian diseret dalam pusaran Axel. Ia berjalan menuju perpustakaan kampus. Dari luar, gedung itu tampak seperti kuil pengetahuan—tinggi, megah, dengan dinding kaca yang memantulkan sinar matahari. Begitu masuk, aroma khas kertas dan kayu tua langsung menyambutnya, membuat hatinya sedikit lebih ringan. Alana melangkah di antara rak-rak buku, lalu bergumam kecil, suara yang hanya cukup didengar dirinya sendiri.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as balai pustaka
Read
+Library
Istri Kedua Dosen Dingin

Istri Kedua Dosen Dingin

“Gue ikut deh. Mau nyari jurnal internasional juga nih.” “Boleh, ayo,” Rosi berjalan di depan dengan Lala. Gedung perpustakaan digital terletak di dekat area rektorat Universitas Lentera Harapan. Perpustakaan digital itu terdiri dari ratusan komputer berisi referensi dalam bentuk digital. Ada buku, skripsi, proyek penelitian, serta jurnal dari lokal maupun terbitan global. Setelah berjalan cukup lama, Rosi dan Lala tiba di depan gedung bertingkat itu.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as balai pustaka
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

pamitku sebelum keluar dari ruang inap bapak. “Iya, hati-hati di jalan Risa.” “Baik Bu, kalau terjadi sesuatu cepat hubungi Risa Bu, Risa pamit.” Sebelum pulang ke rumah, aku menyempatkan ke ATM untuk mengambil beberapa uang. Setelah itu langsung pulang mengendarai motor.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as balai pustaka
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status