SENTUHAN HARAM SUAMIKU
[ He, iya ]
[ Kok, cuma gitu jawabannya]
[ Emang harusnya gimana?
[ Aku, kan, tadi tanya, sudah tidur belum?]
[ Kalau aku sudah tidur, terus siapa yang balas chat ini.]
[ Eh, iya. Bener juga. Tapi ... bisa jadi suami kamu kan.]
[ Suamiku belum pulang. Lembur dia. Kerjaannya lagi lumayan banyak. ]
[ Oh, kasihan dong. Kesepian. Boleh aku temenin?]
[ Iihhh ... enak aja.]