Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalinya sang Prajurit Terbaik

Kembalinya sang Prajurit Terbaik

Danu baru selesai memasukkan kembali senjatanya dan kemudian mengambil sisa kelonsong peluru. “Siap Bang, saya tidak mengenalnya. Abang tidak baca papan namanya?” Barra menggeleng, “Saat itu pikiranku hanya ingin bergerak cepat menyampaikan kejanggalan satu demi satu.” Barra meruntuki kebodohannya. Mengapa matanya tidak melihat nama yang ada di dada sang petinggi militer itu. Semoga saja ingatannya masih dapat mengenali sosok tersebut.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as barr's
Read
+Library
B A R C O D E

B A R C O D E

Darah yang berceceran di mana-mana, anggota tubuh yang terputus, serta organ dalam yang telah berhamburan keluar. Perisitiwa tersebut berada dekat bengkel. Mau atau tidak, Emily yang sedang berdandan cantik harus berkeringat. Jika berkeringat karena pekerjaan tidak masalah, tetapi ini dengan makhluk aneh yang menjijikan dan menyeramkan. "Water Freeze." Kode batang yang berada di tengkuk bersinar menjadi biru. Kekuatan Emily adalah air yang bisa dibekukan, atau sebaliknya.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as barr's
Read
+Library
Istriku Bar-Bar

Istriku Bar-Bar

Tapi, demi konsisten dalam bekerja, dan ia juga tidak ingin sampai Arya kecewa, Alex tetap mempersiapkannya dengan sebaik mungkin. "Ini Tuan, berkas yang harus Anda bawa." Sang sekrestaris menyerahkan beberapa berkas yang nanti akan mereka bahas. Alex menerimanya, memeriksa sejenak, lantas kembali meletakkan benda itu di atas meja. "Apa kau tahu, siapa yang memimpin perusahaan milik Tuan Bara? Apa masih beliau sendiri?" Alex mencoba mencari tahu mengenai siapa wakil perusahaan yang nanti akan ia temui.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as barr's
Read
+Library
Boss Baru itu Ayah Anakku

Boss Baru itu Ayah Anakku

tanya bibi yang baru saja datang dengan membawa trolli yang sudah terisi penuh dengan bahan makanan. Caramel menggelengkan kepalanya, “Enggak kok bi, ini aku juga udah beres kok!” jawab Caramel. Lalu mereka semuanya pun pergi menuju kasir untuk membayar, karena membawa barang yang sangat banyak membuat bibi dan Caramel sangat kerepotan. Lalu Caramel pun meminta seorang satpam untuk membantu mereka memasukkan barang belanjaan mereka ke dalam mobil. “Makasih yah pak, udah bantu kita masukkin belanjaan ke mobil!” ucap Caramel.
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 802 Times as barr's
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Terdengar sahutan suara Rahma dari ujung sana. “Bu Rahma, kenapa ada banyak baju perempuan di lemari?” tanya Kanaya. “Itu semua baju Nona Kanaya yang baru. Semuanya sudah dipersiapkan untuk Nona. Seisi kamar milik Nona Kanaya, silakan dipakai, Non,” ucap Rahma. Kanaya mengangguk senang. “Tapi, Bu... kenapa aku tidak melihat selembar pun baju Devano?” tanya Kanaya.
10182 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as barr's
Read
+Library
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

kataku berusaha menahan tangis. “Masalah di sini ruwet, bagaikan benang kusut. Si bangsat itu korup semua uang sehingga tidak ada dana untuk produksi. Juga untuk mengekspor batubara dihentikan , para karyawan mogok kerja karena gaji mereka tidak bayar. Itulah papa langsung ke lokasi ke Banjarbaru dan ke pelabuhan Batulicin untuk melihat pengapalan batubara.”
95.3K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as barr's
Read
+Library
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

“Ia bisa menghancurkan gerbang benteng. Tapi seorang penjaga yang waspada bisa melihatnya datang dari jauh dan menghindar. Seranganmu tadi adalah palu godam.” Ki Jatmika mengambil sehelai daun kering dari tanah. “Sekarang, bayangkan sebuah jarum,” lanjutnya sambil mengangkat daun itu. “Ia tidak bisa menghancurkan gerbang. Tapi jika dilemparkan oleh seorang ahli, ia bisa menembus celah terkecil di baju zirah penjaga itu. Ia tidak tertahankan, tapi ia tak terhindarkan. Itulah Arus Bawah.”
10981 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as barr's
Read
+Library
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Barez mendongak untuk menatap Bara yang juga sudah meluruhkan tubuhnya. Bara terdiam, tatapannya masih kosong. "Lalu, alasan apa yang buat kau membenci diriku Barez?" tanya Bara parau. Jika alasan kematian Bunda bukan karena dirinya lalu hal apa yang membuat Barez ikut membenci dirinya selama ini? Barez menunduk lemah. Ia menatap pergelangan tangannya yang terdapat sebuah gelang dengan 2 gambar kepala beruang.
1026.9K viewsCompletedAdded to Library 726 Times as barr's
Read
+Library
HASRAT MEMBARA SUGAR DADDY

HASRAT MEMBARA SUGAR DADDY

Seorang pelayan segera menghampiri tamu VVIP yang sudah lama tidak berkunjung ke Bar itu. "Selamat datang, Tuan. Senang bertemu dengan Anda kembali." "Apakah teman saya sudah datang?" "oh.. sudah Tuan, Tuan Charles sudah menunggu sedari jam 8 malam." Marco segera menghampiri Charles yang tengah meminum wine di gelasnya. 1 botol wine Screaming Eagle Cabernet seharga 6.3 miliar, Telah terdapat di hadapan Charles.
9.5208.5K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as barr's
Show Reviews (16)
Read
+Library
Dita Sintiya
untuk Pembaca setia saya hanturkan banyak terima kasih, karena sudah menyukai cerita yang saya buat. Tetapi saya minta, agar memberikan komentar yang bijak dan tidak kasar ... Yang ada di buku ini hanya cerita halu/karangan/fiktif jadi jangan terlalu terbawa emosi dan akhirnya berkata kasar ...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status